Sementara itu, Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kabupaten Garut, Kadar Lesmana, menyoroti peningkatan kasus jantung yang kini menyerang usia muda akibat pola makan tidak sehat dan gaya hidup kurang aktif.
Kadar menyarankan masyarakat rutin berolahraga ringan, seperti berjalan cepat selama 30 menit setiap hari, serta tidak menunda pemeriksaan kesehatan ke fasilitas terdekat.
Peringatan Hari Jantung Sedunia ini diharapkan mampu memicu kesadaran kolektif warga Garut untuk lebih peduli pada kesehatan jantungnya dan mengurangi angka kasus di masa mendatang.***
Artikel Terkait
Kemenkes Perketat Awasi MBG, Wajibkan SLHS, Gerakkan Puskesmas, dan Pantau Dapur SPPG untuk Cegah Keracunan
BCA Mobile dan myBCA Error di Senin Pagi, Nasabah Mengeluh Tak Bisa Transaksi, Bank Janjikan Sistem Berangsur Normal
Mengenal PU 608, Kompas Baru Kementerian PU untuk Infrastruktur, Nol Kemiskinan, dan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Prabowo Sentil Koruptor Lihai, Tegaskan Panggil Jaksa Agung hingga Klaim Selamatkan Rp300 Triliun untuk MBG
Triple S Ciamis Sapu Bersih Kejurda Bola Voli Antar Club Senior se-Jawa Barat, Raih Juara dan Siap Tampil di Kejurnas
Ferry Irwandi Sindir Laporan Hera Lubis ke Polda Sumut, Sentil Unggahan yang Dihapus dan Pentingnya Pendidikan