Mediapriangan.com - Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, resmi melantik Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Garut dan Pokja Bunda PAUD Kecamatan.
Acara pelantikan Pokja Bunda PAUD berlangsung di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, pada Selasa (30/9/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Syakur menegaskan pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai pondasi utama dalam membentuk karakter, moral, kecerdasan emosional, hingga kemampuan intelektual anak sejak usia dini.
Bupati Syakur menyebut PAUD sebagai fase pendidikan yang paling menentukan arah tumbuh kembang anak di masa depan.
"Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah kegiatan yang komprehensif melibatkan semua pihak. Ini adalah fundamen dasar seorang anak untuk bisa tumbuh dan berkembang optimal sejak dini dari aspek kesehatan, fisik, dan intelegensi emosional berdasarkan kemampuan kognitif yang sangat penting sehingga bisa menjadi orang yang cerdas," ujar Bupati.
Bupati Syakur juga mengingatkan bahwa pemerintah memberikan perhatian besar bagi PAUD yang diperuntukkan anak usia 0–6 tahun.
Menurut Bupati Syakur, ada beberapa aspek yang harus diprioritaskan Pokja Bunda PAUD dalam melaksanakan tugas, yaitu pencegahan stunting melalui kerja sama dengan puskesmas, pengembangan bahasa dan motorik anak, serta pembinaan emosional dan kepercayaan diri.
Ia menegaskan, keberadaan Bunda PAUD sangat penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di masa depan.
“Saking pentingnya, maka pemerintah dalam hal ini mewajibkan kita membentuk Bunda PAUD, apalagi bicara tentang SDM di masa yang akan datang berdasarkan kualitas menjadi sangat menentukan bagi generasi di masa yang akan datang,” ucapnya.
Mengakhiri sambutan, Bupati Garut mengucapkan selamat kepada seluruh Pokja Bunda PAUD yang baru saja dilantik.
Artikel Terkait
Santriwati Ciamis Nida Munadiah Wakili Indonesia di MQK Internasional 2025, Dilepas Bupati Herdiat
Misteri Kematian Diplomat Arya Daru, DPR Desak Investigasi Independen hingga Ekshumasi Demi Transparansi
Kisruh Dapur MBG Panakkukang, Patokan Rp6.500 per Porsi Dinilai Tak Masuk Akal, Ratusan Siswa Kehilangan Hak Gizi
Liputan Kasus Keracunan MBG Ricuh, Wartawan Diduga Dianiaya Oknum Pegawai SPPG Pasar Rebo Jakarta Timur
Udang Beku Indonesia Ditolak AS, Satgas Pastikan Cs-137 Berasal dari Scrap Filipina di Kawasan Cikande
RSUD KHZ Musthafa Bakal Luncurkan Inovasi Surat Kontrol Digital via WhatsApp