Mediapriangan.com - Suasana haru dan semangat kemanusiaan menyelimuti kawasan sekitar Masjid Agung Kota Tasikmalaya, saat Pengurus Pusat Jaringan Persatuan Asli Tasik Indonesia (PP JAPATI) menggelar aksi solidaritas dan doa bersama untuk kemerdekaan Palestina.
Aksi ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan yang bersatu menyuarakan keadilan bagi rakyat Palestina. Dalam orasinya, Ketua Umum PP JAPATI, Junen, menyerukan pentingnya dukungan global bagi perjuangan rakyat Palestina yang telah puluhan tahun hidup di bawah pendudukan Israel.
“Palestina sudah puluhan tahun berada di bawah pendudukan Israel. Rakyatnya terus hidup dalam ketidakpastian dan ketidakadilan yang panjang. Mendukung kemerdekaan Palestina adalah langkah moral dan politik untuk menciptakan perdamaian dan keadilan. Sudah saatnya Palestina merdeka, dan dukungan dunia menjadi kunci perjuangan tersebut,” tegas Junen, Minggu 12 Oktober 2025.
Baca Juga: Junen Apresiasi Kinerja Kapolres Tasikmalaya AKBP Haris Dinzah
Ia juga menyoroti blokade berkepanjangan di Jalur Gaza, yang telah menimbulkan krisis kemanusiaan parah.
“Blokade ini telah berlangsung lebih dari satu dekade, menyebabkan rakyat Palestina kekurangan air bersih, listrik, makanan, hingga obat-obatan. Ini adalah bentuk penjajahan modern yang tidak bisa kita biarkan,” ujarnya.
Junen menekankan bahwa dunia internasional tidak boleh menutup mata terhadap genosida yang terjadi di Palestina.
Baca Juga: Milad ke-11 Japati Gelar Tabligh Akbar dan Santunan, Usung Tema Welas Asih untuk Atasi Kemiskinan
“Kekerasan yang dilakukan Israel melanggar prinsip kemanusiaan paling mendasar: hak untuk hidup, kebebasan dari rasa takut, dan hak atas keamanan diri,” tambahnya dengan nada lantang.
Menurutnya, perjuangan rakyat Palestina memiliki kesamaan nilai dengan semangat bangsa Indonesia yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945.
“Bangsa kita menegaskan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa, dan penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Prinsip ini menjadi dasar moral bagi kita untuk mendukung kemerdekaan Palestina,” tutur Junen.
Baca Juga: Kapolres Tasikmalaya Kota Pindah Tugas, Ini Kata Ketua Umum Japati Indonesia
Ia juga menyerukan agar masyarakat Indonesia terus menjaga semangat kemanusiaan dan nasionalisme.
“Kepedulian terhadap Palestina bukan hanya tanggung jawab negara atau lembaga, tetapi juga tanggung jawab kita sebagai individu. Sekecil apa pun dukungan kita, itu adalah wujud nyata untuk menjaga prinsip kemerdekaan dan hak asasi manusia di dunia,” katanya.
Artikel Terkait
Inggris, Kanada, Australia hingga Portugal Akui Palestina, Netanyahu Geram! Tak Akan Ada Negara Palestina di Tepi Barat
Pengakuan Inggris terhadap Palestina Picu Ketegangan Israel, Tapi Jadi Secerca Harapan Menuju Perdamaian
Insiden Mikrofon Mati Saat Pidato Pemimpin Dunia di Sidang PBB soal Palestina, Dugaan Sabotase Mencuat
Netanyahu Singgung Pidato Pro Palestina Prabowo di PBB, Delegasi Walk Out dan Massa Demo Serukan 'Free Palestine'
Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Finansial Indonesia untuk Palestina dan UNRWA, Siapkan Mekanisme Dana Zakat
Trump-Netanyahu Umumkan 20 Poin Perdamaian Gaza, Harapan Baru atau Tantangan Baru bagi Palestina?