“Mari kita jadikan hari jadi ke-24 ini sebagai pengingat bahwa kemajuan hari ini adalah hasil dari perjuangan kemarin. Tugas kita adalah menjaga, melanjutkan, dan memuliakan warisan itu dengan kerja nyata,” pungkasnya.
Rangkaian Acara Puncak HUT 17 Oktober
Perayaan HUT ke-24 Kota Tasikmalaya juga diwarnai berbagai kegiatan penting, mulai dari upacara di Bale Kota, rapat paripurna DPRD, penandatanganan kerja sama aset dengan kabupaten dan provinsi, silaturahmi dengan tokoh pendiri kota (Nganjang Ka Sepuh), hingga festival layanan publik melalui program Nganjang Ka Warga.
Program unggulan tahun ini adalah Raksa Budaya Santun, yang digelar di 10 kecamatan mulai 11 hingga 30 Oktober. Kegiatannya meliputi senam bersama, donor darah, bazar UMKM, pelayanan kesehatan gratis, edukasi stunting, layanan administrasi, penanaman pohon, bank sampah, dan pertunjukan wayang bodor.
Jadwal Kegiatan Pendukung
- Bakti TNI-AL: 18 Oktober 2025 di sejumlah kecamatan.
- Hari Santri & Malam Tasyakur: 22 Oktober 2025 di Dadaha.
- Khitanan Massal: 18 Oktober 2025 di RS Dewi Sartika.
- Launching Pojok Produk Unggulan: 25 Oktober 2025 di Bale Kota.
- Karnaval SCTV: 25–26 Oktober 2025 di Ex Terminal Cilembang, menampilkan pencak silat, festival kuliner, dan kegiatan sosial.
Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap semangat perjuangan para pendiri tidak hanya dikenang, tetapi juga diwujudkan dalam kerja nyata untuk kemajuan kota.***
Artikel Terkait
Wali Kota Tasikmalaya Apresiasi Jayantara Priangan Timur 2025, UMKM, Digitalisasi, dan Ekonomi Syariah Bersinergi
DKKT Siap Gelar Gempungan Seniman 2025, Pemilihan Ketua Baru Jadi Momen Penentuan Masa Depan Seni Kota Tasikmalaya
Amanda Sabela dan Ahmad Gading Pinilih Mojang Jajaka Kota Tasikmalaya 2025, Inilah Daftar Lengkap Pemenangnya!
Raksa Budaya Santun Warnai HUT ke-24 Kota Tasikmalaya, Ini Jadwal Lengkap di 10 Kecamatan
Raksa Budaya Santun Hari Kedua Meriah di Bungursari, Jalan Santai Warnai Perayaan HUT ke 24 Kota Tasikmalaya
Benarkah Selama Ini Salah? Soekapoera Institute Desak DPRD Revisi Penetapan Hari Jadi Kota Tasikmalaya