Makna Tersembunyi Logo Hari Jadi Pangandaran 2025, Filosofi Ikan Marlin, Ombak, dan Genggaman Tangan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 19 Oktober 2025 | 22:28 WIB
Filosofi logo Hari Jadi Pangandaran 2025 sarat makna, dari ikan marlin hingga selendang Ronggeng Gunung yang simbolkan semangat daerah. Simak makna filosofinya. (Dok, Pemkab Pangandaran)
Filosofi logo Hari Jadi Pangandaran 2025 sarat makna, dari ikan marlin hingga selendang Ronggeng Gunung yang simbolkan semangat daerah. Simak makna filosofinya. (Dok, Pemkab Pangandaran)

Mediapriangan.com - Kabupaten Pangandaran bersiap merayakan Hari Jadi ke 13 pada 25 Oktober 2025 mendatang. Wilayah yang dikenal sebagai “Bali dua” di Jawa Barat ini bukan hanya terkenal karena keindahan pantainya, tetapi juga kaya budaya dan nilai historis yang terus dijaga hingga kini.

Sejak resmi mekar dari Kabupaten Ciamis pada 25 Oktober 2012, Kabupaten Pangandaran kini telah berkembang menjadi daerah mandiri dengan 10 kecamatan dan 93 desa, serta panjang pantai mencapai 91 kilometer.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2025, jumlah penduduk Kabupaten Pangandaran tercatat 436.500 jiwa.

Baca Juga: Semarak Raksa Budaya Santun di Cipedes, Wali Kota Tasikmalaya Ajak Warga Rayakan Hari Jadi ke 24 dengan Cinta

Logo Hari Jadi dengan Filosofi Baru

Menjelang peringatan Hari Jadi Pangandaran 2025, Pemerintah Daerah telah merilis logo Milangkala yang tampil berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Logo Hari Jadi Pangandaran 2025 akan digunakan sejak 23 September hingga 31 Oktober 2025 di berbagai lini, mulai dari media sosial, media luar ruang.

Logo tersebut akan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan desain, mulai dari media sosial, surat-menyurat kedinasan, hingga tingkat desa, kecamatan, dan sekolah dalam rangka peringatan hari jadi.

Baca Juga: Benarkah Selama Ini Salah? Soekapoera Institute Desak DPRD Revisi Penetapan Hari Jadi Kota Tasikmalaya

Logo kali ini tampil dengan gradasi warna merah, hijau, biru, dan kuning. Tidak ada lagi ikon ikan marlin di dalam angka ulang tahun seperti sebelumnya. Meski begitu, filosofi marlin tetap melekat dalam elemen desainnya.

Angka 13 dan Filosofi Marlin

Angka 13 menjadi penanda usia Kabupaten Pangandaran. Dalam desainnya, angka 1 mengambil inspirasi dari ikan marlin, ikon khas Pangandaran, yang melambangkan keindahan, kecerdasan, kecepatan, serta semangat juang masyarakat.

Angka 3 dibentuk dari tiga elemen penting: ombak, daun, dan genggaman tangan.

Ombak mencerminkan dinamika serta semangat pantang menyerah masyarakat pesisir, sementara daun menggambarkan kesuburan dan sektor unggulan seperti kehutanan, pertanian, dan perkebunan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X