Menutup Periode Kepemimpinan, Ketua DKKT Bode Riswandi Gelar Anugerah Budaya dan Siapkan Gempungan Seniman 2025

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Minggu, 9 November 2025 | 18:36 WIB
Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) Bode Riswandi saat memberikan sambutan dalam Anugerah Budaya Kota Tasikmalaya 2025 pada Sabtu malam (8/11/2025). Acara ini menjadi penutup masa kepemimpinannya sekaligus pembuka menuju Gempungan Seniman 2025. (Dok. Hendra C)
Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) Bode Riswandi saat memberikan sambutan dalam Anugerah Budaya Kota Tasikmalaya 2025 pada Sabtu malam (8/11/2025). Acara ini menjadi penutup masa kepemimpinannya sekaligus pembuka menuju Gempungan Seniman 2025. (Dok. Hendra C)

Mediapriangan.com - Menjelang berakhirnya masa kepemimpinan periode 2020-2025, Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT), Bode Riswandi, menutup masa jabatannya dengan dua agenda besar, yaitu Anugerah Budaya 2025 dan Gempungan Seniman 2025.

Dua kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam menegaskan peran DKKT sebagai wadah apresiasi dan regenerasi bagi pelaku seni di Kota Tasikmalaya.

Acara Anugerah Budaya Kota Tasikmalaya ke-9, telah sukses digelar dengan penuh kehangatan di Kampung Swasana, pada Sabtu malam, 8 November 2025.

Baca Juga: Deretan Penerima Anugerah Budaya Kota Tasikmalaya, Bukti Konsistensi DKKT Merawat Seni Daerah

Bode Riswandi mengatakan, ajang tersebut menjadi simbol penghormatan bagi para seniman dan budayawan yang telah mendedikasikan diri untuk menjaga dan mengembangkan budaya lokal.

Menurut Bode, ajang Anugerah Budaya bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata penghargaan atas kiprah para seniman yang berperan besar dalam menjaga identitas budaya Tasikmalaya. Ia berharap program ini terus dilanjutkan pada periode mendatang agar semangat apresiasi terhadap pelaku seni tetap terjaga.

"Agenda kedua yaitu Gempungan Seniman 2025. Rencananya akan digelar dua minggu mendatang," kata Bode, Sabtu, 8 November 2025.

Baca Juga: Rukmini Yusuf dan Teater Dongkrak Raih Anugerah Budaya 2025, Jejak Panjang Dedikasi Seni di Kota Tasikmalaya

Forum ini terang Bode, menjadi ajang musyawarah seniman Kota Tasikmalaya untuk memilih Ketua DKKT periode 2025-2030, sekaligus menjadi momentum regenerasi kepemimpinan di tubuh organisasi seni ini.

"Gempungan itu kan artinya musyawarah. Jadi, dalam kegiatan tersebut para seniman akan memilih ketua DKKT berikutnya. Saya sudah dua periode menjabat, dan sesuai amanat AD/ART, pemilihan harus dilakukan agar terjadi regenerasi,” jelas Bode.

Lebih lanjut Bode mengatakan, dua agenda besar yakni Anugerah Budaya 2025 dan Gempungan Seniman 2025, menandai penutup sekaligus pembuka babak baru perjalanan DKKT.

Baca Juga: Dicky Chandra Hadiri Anugerah Budaya Kota Tasikmalaya 2025, Malam Puncak Penghormatan bagi Para Maestro Seni

Di bawah semangat regenerasi dan apresiasi, para pelaku seni Kota Tasikmalaya menatap masa depan dengan harapan besar menghadirkan organisasi kesenian yang lebih inklusif, kreatif, dan berdaya saing, sekaligus terus menjaga denyut budaya yang menjadi jati diri kota Tasikmalaya.

Menurutnya Bode, tercatat sebanyak delapan calon telah lolos tahap verifikasi administrasi dan siap memperebutkan posisi Ketua DKKT periode mendatang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X