Kondisi ABH Kasus Ledakan SMAN 72 Jakarta Membaik, Polisi Dalami Dugaan Perundungan dan Motif

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 16 November 2025 | 19:15 WIB
Menyoroti fakta terkini terkait kondisi terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta. (Dok. Polri)
Menyoroti fakta terkini terkait kondisi terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta. (Dok. Polri)

Mediapriangan.com - Perkembangan terbaru penanganan kasus ledakan SMAN 72 Jakarta kembali disampaikan kepolisian. Hingga kini, penyidik menegaskan fokus mereka tidak hanya pada penanganan hukum, tetapi juga pada kondisi psikologis siswa dan dinamika keluarga. Pada saat yang sama, kondisi ABH yang diduga sebagai pelaku mulai menunjukkan perubahan signifikan setelah dirawat intensif pasca insiden.

Peristiwa ledakan SMAN 72 Jakarta terjadi pada Jumat, 7 November 2025, saat khotbah salat Jumat tengah berlangsung. Kejadian tersebut menimbulkan 96 korban, terdiri atas 67 mengalami luka ringan, 26 luka sedang, dan 3 luka berat. Polisi juga mengamankan 7 peledak dari area sekolah, di mana 3 di antaranya tidak sempat meledak tetapi berada dalam keadaan aktif.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, memastikan kondisi ABH kini membaik dan sudah tidak lagi berada di ruang perawatan intensif.

Baca Juga: Pemeriksaan 46 Saksi Ungkap Fakta Baru Ledakan SMAN 72 Jakarta dan Kondisi Terduga Pelaku

"Iya itu ABH yang di RS Polri. Hari ini sudah dipindahkan ke kamar rawat biasa," ujar Budi Hermanto pada Sabtu, 15 November 2025.

Ia menambahkan bahwa penyidik sedang menunggu kondisi ABH benar-benar pulih untuk melanjutkan proses pemeriksaan polisi.

"Kemungkinan dalam waktu dekat kalau kondisinya sudah pulih akan dimintai keterangan," kata Budi.

"Kita harapkan semoga ABH semakin pulih," tambahnya.

Baca Juga: Orang Tua Korban Ledakan SMAN 72 Pertanyakan Janji Pemerintah Soal Tanggungan Biaya Pengobatan

Di tengah penyelidikan kasus ledakan SMAN 72 Jakarta, mencuat pula dugaan perundungan yang disebut-sebut menjadi salah satu faktor pemicu. Namun polisi menegaskan informasi tersebut baru berasal dari sejumlah murid yang telah dimintai keterangan.

"Makanya kalau dugaan bullying harus dapat keterangan dari dia. Kan dia belum dimintai keterangan," jelas Budi.

Proses pemeriksaan polisi terhadap pihak keluarga dan saksi terus dilakukan. Ayah ABH telah diperiksa pada 13 November, sementara koordinasi dengan ibu ABH yang bekerja di luar negeri masih berlangsung.

"Sudah, dua hari lalu," ucap Budi mengenai pemeriksaan ayah ABH.

Baca Juga: Pemerintah Kaji Pembatasan Game PUBG Usai Ledakan SMAN 72 Jakarta, Pramono Anung, DKI Dukung Sepenuhnya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X