Update Pencarian Longsor Cisarua, 88 Kantong Jenazah Ditemukan, Remaja Indigo Bantu Evakuasi

photo author
Yiyin Sulastri, Media Priangan
- Kamis, 5 Februari 2026 | 07:52 WIB
Pencarian korban longsor Cisarua hingga hari ke-12, 88 jenazah ditemukan, remaja indigo turut membantu evakuasi. (Instagram/infobandungbarat)
Pencarian korban longsor Cisarua hingga hari ke-12, 88 jenazah ditemukan, remaja indigo turut membantu evakuasi. (Instagram/infobandungbarat)

 

BANDUNG BARAT, Mediapriangan.com - Evakuasi korban longsor yang menimpa Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, masih berlangsung hingga Rabu, 4 Februari 2026.

Bencana yang terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026, menimbun tiga kampung di desa tersebut dan menimbulkan kerugian besar bagi warga setempat.

Hingga hari ke-12 proses pencarian, tim SAR gabungan berhasil menemukan tiga kantong jenazah baru, menambah total menjadi 88 bodypack yang ditemukan sejak bencana. Dari jumlah tersebut, sebanyak 66 jenazah telah teridentifikasi.

Baca Juga: Longsor Cisarua Jadi Sorotan, Pegiat Lingkungan Tegaskan Alih Fungsi Lahan Bukan Penyebab Tunggal Bencana

"Progres operasi SAR di hari ke-12 ini, tiga bodypack ditemukan di worksite A3," kata Ade Dian Permana, Anggota SAR Mission Coordinator (SMC), dalam pernyataan resmi di Bandung, Rabu, 4 Februari 2026.

"Kemudian, ada 66 bodypack yang sudah teridentifikasi berdasarkan laporan dari tim DVI. Saat ini sisanya masih terus diidentifikasi," tambahnya.

Di tengah proses panjang pencarian korban longsor Cisarua, muncul sosok remaja asal Majenang, Rival, yang dikenal memiliki kemampuan supranatural alias indigo.

Baca Juga: Ritual Abah Pawang Hujan Muncul di Lokasi Longsor Cisarua saat Evakuasi Terhambat Cuaca

Rival mengaku telah berada di lokasi bencana selama satu minggu karena merasakan panggilan batin yang menuntunnya datang ke area terdampak.

"Sudah ada seminggu, awalnya ada panggilan batin, bukan dari perintah siapa-siapa," ungkap Rival dalam unggahan Instagram @infobandungbarat, Rabu, 4 Februari 2026.

Rival juga memberikan pesan kepada keluarga korban agar tetap bersabar menanti proses evakuasi. "Mereka perlu sabar, biasanya dapat dilihat dari batinnya," terangnya.

"Dan mereka juga tidak bisa tidur seharian, jagain terus (proses evakuasi)," imbuhnya.

Baca Juga: Kesaksian Bocah Ungkap Detik-detik Longsor Cisarua, KDM Janjikan Bantuan dan Relokasi Warga

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X