Longsor Cisarua Bandung Barat, 9 Orang Meninggal, Puluhan Rumah Tertimbun, Dugaan Alih Fungsi Lahan Menguat

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 25 Januari 2026 | 09:16 WIB
Bencana Longsor di Cisarua Bandung Barat menyebabkan korban longsor bertambah. Puluhan rumah rusak, pencarian masih berlanjut. (Instagram/infojawabarat)
Bencana Longsor di Cisarua Bandung Barat menyebabkan korban longsor bertambah. Puluhan rumah rusak, pencarian masih berlanjut. (Instagram/infojawabarat)

 

 

BANDUNGBARAT, Mediapriangan.com - Operasi pencarian korban longsor masih terus berlangsung di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menyusul bencana longsor yang melanda kawasan tersebut pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Hingga Sabtu sore, tim gabungan masih berjibaku di medan yang curam dan licin untuk mengevakuasi warga yang diduga tertimbun material tanah dan bebatuan.

Dalam peristiwa Longsor Cisarua Bandung Barat ini, delapan orang dilaporkan ditemukan meninggal dunia. Selain itu, puluhan warga lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian oleh petugas.

Kondisi tersebut membuat bencana longsor ini menjadi salah satu kejadian paling mematikan di wilayah Bandung Barat dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga: Jejak Panjang Koperasi Warga Puspasari Menjaga Ekonomi Desa, Dari Teras Rumah ke Aset Rp4 Miliar

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyampaikan bahwa dari total 113 warga yang terdampak langsung Longsor Cisarua Bandung Barat, sebanyak 23 orang berhasil diselamatkan dan telah dievakuasi ke lokasi pengungsian sementara.

"Dari 113 warga yang tertimpa longsor, 23 selamat dan sudah kita amankan," ungkap Herman di lokasi kejadian, Cisarua, Bandung Barat, pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Herman juga mengonfirmasi jumlah korban longsor yang meninggal dunia serta warga yang masih tertimbun material longsor.

"Kemudian ada 9 orang ditemukan meninggal dunia, dan 82 lainnya masih dalam proses pencarian," ucap Herman.

Baca Juga: Evaluasi OHAN Hafidz Tahap Pertama, Pemerintah Kota Tasikmalaya Perkuat Program Tasik Religius

Selain menelan korban longsor, bencana longsor ini berdampak besar terhadap permukiman warga. Sedikitnya 20 rumah di Kampung Babakan RT 05 RW 11 tertutup material tanah dan bebatuan dari lereng gunung di sekitar lokasi. Dari puluhan bangunan tersebut, hanya satu rumah yang dilaporkan masih berdiri utuh.

Kondisi lapangan menunjukkan material longsor menutupi hampir seluruh area permukiman. Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menyebut medan yang curam dan licin menjadi kendala utama dalam proses pencarian korban longsor.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X