"Jadi kita jualnya per orang bukan per kendaraan yaitu Rp 5000 per orang, " Ujar Iwan.
Namun untuk kendaraan si Tayo dan angkot kita jual Rp50.000 per kendaraan. Kalau motor dan mobil pribadi per orang Rp5.000," ucap Iwan menambahkan.
Iwan mengatakan, diprediksi ramainya kunjungan ke Situ Gede paling hingga H-2 Ramadan. Karena kalau semakin dekat ke hari H bisanya pengunjung khusus nya ibu-ibu mulai konsen ke pasar.
"Ya paling tiga hari lagi ramainya sampai Hari Selasa besok," terang Iwan.
Iwan juga menyebut, peningkatan kunjungan terjadi hanya tiga kali dalam setahun yaitu saat jelang Bulan Puasa (munggahan), sesudah Idul Fitri dan tahun baru.
"Ya ramainya hanya di tiga momen itu, kalau hari-hari biasa sepi. Jadi walaupun hari ini ramai, pendapatan digunakan untuk menutupi pada saat sepi, apalagi target PAD sekarang lebih besar, " Katanya.***
Artikel Terkait
Libur lebaran 2022, DPRD Jabar Soroti Kemacetan di Jalur Menuju Objek Wisata
5 Jembatan Gantung, Objek Wisata untuk Uji Adrenalin
Berkunjung Ke Objek Wisata Gunung Guntur, Oleh Soleh Dorong Pemerintah Daerah Bangkitkan Pariwisata
Manjakan Wisatawan, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Tingkatkan Pelayanan Di Objek Wisata
Darajat Pass, Objek Wisata Pemandian Air Panas dengan Pemandangan yang Asri di Garut
Gubernur Jabar Resmikan Objek Wisata Situ Bagendit, Wujudkan Kawasan Wisata Berkelanjutan di Kabupaten Garut