TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Guna mendorong akselerasi digitalisasi sistem pembayaran, penguatan literasi keuangan digital, serta pengembangan ekonomi kreatif dan sport tourism di Kota Tasikmalaya, Bank Indonesia bersama Universitas Siliwangi dan Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menyelenggarakan QRIS UTHM 2026 Minggu, 10 Mei 2026.
Mengusung semangat sinergi dan kolaborasi, QRIS UTHM 2026 memadukan unsur olahraga, ekonomi digital, dan pariwisata dalam satu ekosistem kegiatan yang inklusif dan produktif.
Seluruh transaksi digital pada rangkaian kegiatan didorong menggunakan QRIS sebagai bentuk penguatan akseptasi sistem pembayaran non-tunai yang cepat, mudah, murah, aman, dan handal.
Penyelenggaraan QRIS UTHM 2026 juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan gaya hidup sehat sekaligus memperkuat positioning Kota Tasikmalaya sebagai destinasi sport tourism yang terus berkembang.
Kehadiran ribuan peserta dan pengunjung diharapkan memberikan multiplier effect terhadap perekonomian masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM lokal, sektor kuliner, dan pariwisata lokal.
Sebagai bentuk dukungan terhadap digitalisasi transaksi, seluruh transaksi digital selama penyelenggaraan acara dapat dilakukan secara sistem pembayaran non-tunai menggunakan QRIS.
Implementasi ini memberikan kemudahan, keamanan, dan kenyamanan bagi peserta maupun pengunjung dalam bertransaksi tanpa ketergantungan terhadap uang tunai.
Komitmen terhadap perlindungan konsumen juga diperkuat melalui kehadiran Pop-up Booth Perlindungan Konsumen yang menyediakan micro learning, permainan edukatif, dan roleplay interaktif mengenai transaksi digital yang aman dan terpercaya.
Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran masyarakat dalam bertransaksi digital di berbagai aktivitas ekonomi sehari-hari.
Baca Juga: Sinergi ICCN dan Pemkot Padang, Perkuat Ekosistem Kreatif Menuju Kota Gastronomi Unesco
Bank Indonesia memandang bahwa perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju transaksi yang semakin mobile dan digital.
Artikel Terkait
BI Optimistis Ekonomi RI Bisa Tumbuh 5,1 Persen di 2025, Ekspor hingga Investasi Jadi Penggerak Utama
BI Catat Uang Beredar Juli 2025 Naik 6,5 Persen, Didukung Pertumbuhan M1 dan Uang Kuasi yang Perkuat Likuiditas
Menkeu Purbaya Sebut Staf KDM Mungkin Ngibul, Data APBD Jabar Rp4,1 Triliun di Bank Klaimnya Sesuai Laporan BI
Dedi Mulyadi Telusuri Dugaan Rp4,1 Triliun APBD Jabar Mengendap, Ungkap Fakta Beda Data Kemenkeu, BI, dan Kemendagri
Menkeu Purbaya Tegaskan Hanya Akui Data BI, Sentil Dana Pemda di Giro Bisa Jadi Sorotan BPK
Penguatan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Priangan Timur, BI Jadikan Terminal Tipe A Banjar Sebagai Zona KHAS