TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Tugu Koperasi di Jalan Moh. Hatta kini menuju penetapan sebagai Cagar Budaya Nasional, sebuah langkah untuk mengukuhkan kembali identitas kota Tasikmalaya sebagai pusat pergerakan ekonomi rakyat.
Proses verifikasi ini merupakan tindak lanjut pasca-pertemuan intensif antara Pemerintah Kota Tasikmalaya dengan Kementerian Kebudayaan. Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IX Jawa Barat telah melakukan peninjauan langsung terhadap Tugu Koperasi sebagai bagian dari agenda pelestarian warisan nasional.
Plh Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, menegaskan bahwa upaya ini bukan sekadar mengejar status administratif. Menurutnya, Tugu Koperasi adalah representasi fisik dari semangat kolektif masyarakat yang sudah mengakar sejak lama.
"Kami terus mengingatkan pemerintah pusat, jika bicara soal pondasi ekonomi desa dan koperasi kerakyatan, Tasikmalaya adalah titik nolnya," ujar Diky Candra saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pemasaran PPKT, Sabtu (09/05/2026).
Diky Candra menambahkan bahwa di tengah tantangan kolaborasi zaman sekarang, nilai-nilai yang terkandung dalam Tugu Koperasi harus menjadi pemantik bagi lahirnya ekosistem bisnis yang adaptif.
Diky Candra juga berharap koperasi tidak lagi dipandang sebelah mata, melainkan bertransformasi menjadi institusi yang kompetitif di level global namun tetap menyentuh lapisan akar rumput melalui konsep bisnis komunal.
"Penting bagi koperasi untuk menciptakan bisnis komunal di wilayah ini. Harapannya, dengan hadirnya koperasi yang kuat di Tasik, kita bisa membantu masyarakat mengatasi kesulitan ekonomi secara bersama-sama," ujarnya.
Sinergi lintas sektoral pun terus diperkuat untuk memuluskan langkah ini. Kepala Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Dr. Deddy Mulyana, mengungkapkan bahwa rencana besar ini melibatkan banyak tangan, mulai dari Dinas Koperasi UMKM, Dekopin, hingga Tim Ahli Cagar Budaya.
Koordinasi juga dilakukan dengan Dirjen Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan sebagai bagian dari promosi identitas daerah.
"Setelah pertemuan dengan Pak Menteri, dilanjutkan pertemuan dengan BPK Wilayah IX di Bandung untuk menindaklanjuti agenda yang juga melibatkan Dirjen Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Ibu Endah Tjahjani," jelas Deddy.
Artikel Terkait
Wujudkan Tasik Nyaman, Wali Kota Tasikmalaya Gandeng APJATEL Berantas Tiang Internet Illegal dan Kabel Semrawut
Juleha dan Manajemen Qurban Terpadu Kota Tasikmalaya Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban Sesuai Syariah
Beda dari Biasanya, Buruh di Kota Tasikmalaya Rayakan May Day 2026 Lewat Dialog Terbuka dan Forum Diskusi
Dorong Pelayanan Publik, Wali Kota Tasikmalaya Minta Forum Lurah Maksimal Implementasikan 7 Program Prioritas
Dorong UMKM Naik Kelas, Disperindag Kota Tasikmalaya Optimalkan Program PELAK Melalui Pelatihan Produk Olahan
Transformasi Ekonomi Digital Kota Tasikmalaya, Volume QRIS Priangan Timur Tumbuh Pesat hingga 579 Persen