Strategi Anyar Ciamis Dorong Ekosistem Industri Halal Lewat Zona KHAS Pertama di Jawa Barat

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 20 Mei 2026 | 20:40 WIB
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya memantau agenda Kurasi Chef Halal di Aula Wretikandayun, Pusat Budaya Karangkamulyan pada Selasa (19/5/2026). (Dok. Prokopim Ciamis)
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya memantau agenda Kurasi Chef Halal di Aula Wretikandayun, Pusat Budaya Karangkamulyan pada Selasa (19/5/2026). (Dok. Prokopim Ciamis)

 

CIAMIS, Mediapriangan.com -Sebuah terobosan baru bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif siap menggebrak Jawa Barat dari arah Priangan Timur melalui kehadiran Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS).

Zona Kuliner KHAS ini diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis di sebuah kawasan terintegrasi yang dirancang khusus pada rest area non-tol. Konsep tersebut sekaligus menjadikannya sebagai pelopor Zona KHAS pertama di Jawa Barat.

Rencana besar ini dijadwalkan resmi meluncur bertepatan dengan momentum perayaan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384, yang akan berlangsung pada 5 hingga 7 Juni 2026.

Baca Juga: Jelang Idul Adha 1447 Hijriah, Bupati Herdiat Pastikan Kebutuhan Hewan Kurban Mandiri di Kabupaten Ciamis Terpenuhi

Kehadiran pusat kuliner ini diproyeksikan tidak hanya menjadi magnet baru bagi wisatawan, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat berbasis syariah.

Pemerintah daerah menargetkan program ini mampu memicu percepatan sertifikasi produk lokal. Melalui wadah ini, para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diharapkan dapat meningkatkan standar kualitas produk mereka agar siap bersaing di pasar yang jauh lebih luas serta sukses naik kelas.

Apresiasi dan Visi Pemimpin Daerah

Langkah taktis ini mendapat kawalan langsung dari jajaran eksekutif. Saat memantau agenda Kurasi Chef Halal di Aula Wretikandayun, Pusat Budaya Karangkamulyan pada Selasa (19/5/2026).

Baca Juga: Sinergi Lintas Instansi Garap DED Rehabilitasi Situs Karangkamulyan Guna Perkuat Wisata Sejarah Kabupaten Ciamis

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, memberikan catatan penting mengenai potensi besar makanan khas daerah. Beliau melihat ceruk pasar yang masif jika pengelolaan kuliner dikonsep secara matang.

Dalam sela-sela pemantauan produk inovasi dari para pelajar, profesional, dan masyarakat umum tersebut, Herdiat menyampaikan pandangannya mengenai urgensi penguatan identitas pangan lokal.

''Menjadi kebanggaan ketika makanan khas daerah mampu dikenal lebih luas dan dapat bersaing dengan kuliner dari berbagai daerah maupun luar negeri,'' ujarnya.

Baca Juga: Cari Bibit Unggul Lewat Talent Detection, Kabupaten Ciamis Gelar Seleksi Timnas Futsal U-17 Skala Regional

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X