Buka Kuota 384 Kursi, Sekolah MAUNG SMAN 1 Singaparna Targetkan Penjaringan Siswa Unggul

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Kamis, 21 Mei 2026 | 21:48 WIB
Kepala Sekolah Maung SMAN 1 Singaparna, H. Dede Iryanto, S.Pd, M.d, menyosialisasikan jadwal dan mekanisme penerimaan murid baru Sekolah MAUNG. (Dok. DFK)
Kepala Sekolah Maung SMAN 1 Singaparna, H. Dede Iryanto, S.Pd, M.d, menyosialisasikan jadwal dan mekanisme penerimaan murid baru Sekolah MAUNG. (Dok. DFK)

Pihak sekolah memastikan sisa kuota yang tidak terpenuhi akan dialihkan ke jalur akademik berbasis nilai rapor. Calon peserta minimal harus memiliki rata-rata nilai rapor 85.

Program Sekolah MAUNG dirancang sebagai konsep pendidikan unggulan di Jawa Barat. Pemerintah provinsi menyiapkan sistem pembinaan karakter, kompetensi, dan daya saing siswa secara terintegrasi.

Tahapan verifikasi berkas berlangsung mulai 25 Mei hingga 2 Juni 2026 mendatang. Setelah itu, peserta akan mengikuti uji kompetensi dan penanganan masalah pada 3 Juni 2026.

Rapat dewan guru dijadwalkan berlangsung pada 4 Juni sebelum koordinasi bersama Kantor Cabang Dinas Pendidikan. Hasil seleksi diumumkan secara resmi pada 8 Juni 2026.

Baca Juga: Bupati Cecep Nurul Yakin Lantik 36 PNS Kabupaten Tasikmalaya, Ini Pesan Penting Soal Kinerja bagi Abdi Masyarakat

Peserta yang dinyatakan lolos wajib melakukan daftar ulang pada 9 hingga 10 Juni 2026. Selanjutnya, kegiatan MPLS dijadwalkan berlangsung pada 15 sampai 17 Juli 2026.

Calon peserta didik diperbolehkan memilih sekolah lintas kabupaten maupun sesuai domisili masing-masing. Namun, setiap siswa hanya diperbolehkan memilih satu jalur pendaftaran.

Dede menjelaskan siswa yang tidak lolos Sekolah Maung, masih memiliki kesempatan masuk sekolah negeri reguler melalui jalur domisili dan prestasi. Pendaftaran SMA dan SMK reguler diperkirakan dimulai 15 Juni hingga Juli 2026.

Selain itu, siswa juga dapat melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta mitra terakreditasi A. Yang siap menerapkan sistem pembelajaran setara Sekolah MAUNG sesuai ketentuan pemerintah provinsi.

Dalam program kemitraan ini terang Dede, SMAN 1 Singaparna menggandeng SMA Islam Ciapasung sebagai sekolah pendamping. Kerja sama dilakukan untuk memperluas akses pendidikan unggulan bagi masyarakat.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X