“Ini bisa menjadi kawasan wisata sejarah dan edukasi kebangsaan yang sangat potensial bagi Tasikmalaya,” ucapnya.
Baca Juga: Perkuat Sektor Perbankan, Tiga Bank Milik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Bakal Lakukan Merger
Selain menjadi simbol sejarah, keberadaan monumen di tengah alun-alun juga dinilai dapat dimanfaatkan untuk kegiatan upacara, pendidikan sejarah pelajar, hingga agenda budaya daerah.
DPD Forum Bela Negara berharap pemerintah daerah tidak hanya memandang monumen sebagai ornamen kota, tetapi sebagai warisan sejarah yang harus diwariskan kepada generasi muda.
“Momentum 80 tahun Kodam III/Siliwangi harus menjadi tonggak untuk menghidupkan kembali semangat kebangsaan dari Tasikmalaya,” tandas Demi.***
Artikel Terkait
Monitoring Jemaah Haji Asal Kota Tasikmalaya, Wali Kota Viman : Seluruh Jemaah Dalam Kondisi Baik
Cetak Tenaga Kesehatan Berkualitas, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Wisuda 272 Lulusan
Wujudkan Harkamtibmas jelang Idul Adha, Polres Tasikmalaya Kota Gencarkan Razia Miras dan Obat Terlarang
Batik Karya Siswa MTsN 3 Kota Tasikmalaya Pukau Plh Wali Kota, Cara Keren Lestarikan Budaya Sunda
Intip Jadwal Film Bioskop Transmart Tasikmalaya XXI Hari Ini Kamis 21 Mei 2026, Ada Tayang Perdana Gudang Merica
Sidak Diky Chandra: Harga Hewan Kurban di Kota Tasikmalaya Naik Hingga 20 Persen, Kesehatan Fisik Dipastikan Aman
Marema! Penjual Arang di Kota Tasikmalaya Naikkan Stok Arang Jelang Iduladha 1447 H
NPL BPR di Priangan Timur Tembus 24 Persen, OJK Tasikmalaya Soroti Risiko Kredit Bermasalah yang Cukup Tinggi
Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong! OJK Tasikmalaya Gencarkan Literasi Keuangan
Wamendikdasmen Tinjau Sekolah di Tasikmalaya, Soroti Ribuan Ruang Kelas Rusak