Sebelumnya, program barak militer pernah diterapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menangani pelajar yang terlibat tawuran maupun perilaku menyimpang lainnya.
Pernyataan mengenai barak militer tersebut menjadi salah satu bagian yang banyak mendapat perhatian publik setelah viral video Karawang menyebar luas.
Menurut Dedi Mulyadi, pendekatan pembinaan tetap menjadi salah satu aspek penting dalam penyelesaian persoalan sosial.
“Ya mudah-mudahan barak militer bisa menyelesaikan gay,” sambungnya.
Baca Juga: Polemik SPMB 2026 Jabar Memanas, Laskar Benteng Indonesia Desak Gubernur Copot Kadisdik
Sementara itu, perkembangan kasus Karawang terus bergulir di tingkat penyidikan. Kepolisian menyatakan telah melakukan serangkaian pemeriksaan, mulai dari pendalaman lokasi kejadian hingga meminta keterangan sejumlah saksi terkait viral video Karawang.
Hasil penyelidikan tersebut mengarah pada penetapan tiga orang tersangka yang masing-masing berinisial SA, RD, dan DD. Penetapan status hukum tersebut dilakukan setelah penyidik menemukan dugaan adanya pelanggaran pidana dalam perkara yang sedang ditangani.
“Video yang beredar luas di media sosial tersebut sebelumnya menjadi perhatian publik dan mendorong aparat kepolisian untuk melakukan pendalaman guna memastikan dugaan pelanggaran hukum yang terjadi,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat (Jabar), Kombes Pol. Hendra Rochmawan, dikutip dari keterangan resminya pada Rabu, 10 Juni 2026.
“Proses penyidikan dilakukan untuk mendalami dugaan pelanggaran hukum yang terekam dalam video yang beredar luas di media sosial,” tuturnya.
Saat ini, kasus Karawang masih dalam proses penanganan aparat penegak hukum. Ketiga tersangka dijerat Pasal 406 dan Pasal 414 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.
Perkembangan kasus Karawang, pernyataan Dedi Mulyadi, serta wacana barak militer untuk pembinaan siswa diperkirakan masih akan menjadi perhatian publik seiring berlanjutnya proses hukum dan evaluasi penanganan sosial yang dilakukan pemerintah daerah.***
Artikel Terkait
KPAI Soroti Program Siswa Nakal ke Barak TNI, Minta Dedi Mulyadi Evaluasi dan Libatkan Orang Tua di Tahap Lanjutan
Disindir KPAI soal Siswa ke Barak TNI, Dedi Mulyadi Tantang Turun Langsung, Jangan Cuma Komentar dari Jauh!
Tangis Haru Warnai Kepulangan Siswa SMP dari Barak TNI di Purwakarta, Dedi Mulyadi, Air Mata Itu Tanda Bahagia!
Dedi Mulyadi Kirim Siswa ke Barak TNI, Pramono Anung Gelar Bersholawat, Dua Cara Unik Atasi Kenakalan Remaja
Bogor Siapkan Barak Militer untuk Anak Bermasalah, Ini Kriteria dan Penjelasan Lengkap dari Wali Kota Dedie Rachim
Bupati Purwakarta Om Zein Razia Pelajar di Malam Hari Tegaskan Tak Gunakan Sistem Barak Militer Seperti Dedi Mulyadi
Diserang Soal Barak Militer, Santai Tanggapi Laporan Bareskrim, Dedi Mulyadi Sindir Mungkin Mereka Lagi Cari Perhatian
Bupati Purwakarta Kirim 45 Pelajar ke Barak Militer: 'Semoga Pulang Jadi Pelajar yang Bener', Program Tetap Lanjut
Kritik Gagasan Anak Nakal ke Barak Militer, Anies Baswedan Tegaskan Pendidikan Jangan Diselesaikan dengan Hukuman!
Kapuspen TNI Buka Suara Soal 17+8 Tuntutan Rakyat, Ada Desakan Kembali ke Barak hingga Revisi UU TNI