Bupati Purwakarta Kirim 45 Pelajar ke Barak Militer: 'Semoga Pulang Jadi Pelajar yang Bener', Program Tetap Lanjut

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 9 Juni 2025 | 17:08 WIB
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein melepas 45 siswa untuk mengikuti pendidikan barak militer.  (tiktok/omzein_bupatiaing)
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein melepas 45 siswa untuk mengikuti pendidikan barak militer. (tiktok/omzein_bupatiaing)

 

Mediapriangan.com - Program pendidikan karakter berbasis semi-militer kembali dilanjutkan oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

Sebanyak 45 pelajar SMA dan SMK kembali diberangkatkan untuk mengikuti pelatihan di barak militer Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) III/Siliwangi, Bandung.

Pelepasan gelombang kedua peserta ini dilakukan langsung oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, pada Senin pagi di Markas Kodim Purwakarta.

Baca Juga: Diserang Soal Barak Militer, Santai Tanggapi Laporan Bareskrim, Dedi Mulyadi Sindir Mungkin Mereka Lagi Cari Perhatian

“Pagi ini om Zein di Makodim mau melepas siswa atau pelajar SMK SMA yang mendapatkan pembinaan di barak militer,” kata Saepul saat memberi sambutan.

Ia menjelaskan bahwa pengiriman para siswa ke barak militer bertujuan untuk memperkuat karakter dan disiplin mereka melalui pendekatan yang terstruktur dan ketat.

“Mereka akan dibawa ke Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) III/Siliwangi Bandung,” imbuhnya.

Baca Juga: Bupati Purwakarta Om Zein Razia Pelajar di Malam Hari Tegaskan Tak Gunakan Sistem Barak Militer Seperti Dedi Mulyadi

“Mudah-mudahan kembali dari sana mereka akan menjadi pelajar yang bener,” lanjut Om Zein penuh harap.

Program ini merupakan kelanjutan dari gelombang pertama yang sudah dijalankan pada bulan Mei lalu.
Meski sempat menuai kritik dari sejumlah pihak, Saepul memastikan bahwa program ini tidak akan dihentikan selama tidak ada larangan dari otoritas tertinggi.

Baca Juga: Bogor Siapkan Barak Militer untuk Anak Bermasalah, Ini Kriteria dan Penjelasan Lengkap dari Wali Kota Dedie Rachim

“Selama program ini tidak dihentikan oleh Bapak Presiden dan Panglima TNI, kita tidak akan berhenti,” tegasnya.

Langkah ini disebut sebagai upaya Pemkab Purwakarta untuk memperkuat pendidikan karakter di tengah tantangan perilaku generasi muda yang kian kompleks.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X