Listrik Padam Saat Sholat Jumat, Warga Kawalu Kesulitan Air Bersih dan Masjid Tak Pakai Pengeras Suara

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Jumat, 19 Juni 2026 | 14:34 WIB
Tempat wudhu di salah satu Masjid Jami di Kecamatan Kawalu tidak bisa digunakan akibat pemadaman listrik yang terjadi pada Jumat (19/6/2026). (Dok. AMS)
Tempat wudhu di salah satu Masjid Jami di Kecamatan Kawalu tidak bisa digunakan akibat pemadaman listrik yang terjadi pada Jumat (19/6/2026). (Dok. AMS)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Sebagian masyarakat Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, kebingungan saat akan melaksanakan ibadah Sholat Jumat pada Jumat, 19 Juni 2026. Pasalnya, sejumlah wilayah di Kecamatan Kawalu mengalami pemadaman listrik bergilir oleh PLN sejak sekitar pukul 08.00 WIB.

Akibat gangguan pasokan listrik tersebut yang berlangsung selama beberapa jam bahkan hingga menjelang pelaksanaan ibadah Sholat Jumat, masyarakat yang membutuhkan air bersih untuk mandi dan berwudhu kelimpungan karena tidak adanya pasokan air.

Pasalnya, saat ini hampir semua rumah warga untuk kebutuhan air sehari-hari banyak yang mengandalkan air dari sumur yang ditarik menggunakan mesin pompa air (Sanyo) yang sudah barang tentu membutuhkan listrik. Tanpa listrik, mesin air atau Sanyo tidak akan menyala.

Baca Juga: Pawai Obor Tahun Baru Islam 1448 H Meriahkan Kota Tasikmalaya, Ribuan Masyarakat Tumpah ke Jalan

Hal itu diperparah lagi dengan tidak adanya pemberitahuan secara resmi tentang adanya pemadaman bergilir yang dilakukan oleh PLN.

Kalaupun ada, informasi terkait pemadaman hanya beredar melalui sejumlah grup WhatsApp warga yang tidak semua warga membacanya.

Keluhan atas adanya pemadaman listrik oleh PLN tersebut salah satunya disampaikan Haer (58), warga Sukagalih, Kelurahan Talagasari, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya. Haer mengatakan, pemadaman listrik berdampak pada pasokan air bersih di rumahnya karena pompa air tidak dapat beroperasi.

Baca Juga: Bank Indonesia Ajak Kaum Disabilitas Kota Tasikmalaya Cinta Bangga Paham Rupiah Lewat Edukasi Inklusif

"Ya dari pagi listrik mati, jadi Sanyo di rumah tidak jalan, mana mau Sholat Jumat, kalau gak mandi badan kotor karena saya baru pulang dari sawah," ujar Haer, Jumat (19/6/2026).

Dampak lain akibat padamnya listrik mengakibatkan pelaksanaan salat Jumat di sejumlah masjid terpaksa tidak menggunakan pengeras suara saat azan maupun khutbah karena tidak adanya pasokan listrik.

"Kami sebenarnya berharap saat pelaksanaan Sholat Jumat listrik sudah nyala sehingga pengeras suara bisa digunakan, eh saat masuk waktu Jumatan listrik belum nyala juga sehingga adzan dan khutbah gak pakai pengeras suara," ujar Ketua DKM Nurul Barkah Kampung Sukagalih, Kelurahan Talagasari, H. Zenal.

Baca Juga: WTP Kota Tasikmalaya Raih Rekor 10 Kali Beruntun, LKPD 2025 Kembali Diganjar Opini Tertinggi BPK

"Namun untuk pelaksanaan Sholat Jumat Alhamdulillah tetap bisa berjalan seperti biasanya, tapi kalau kami mau seharusnya pada hari Jumat atau saat pelaksanaan Sholat Jumat listrik tidak padam. Karena banyak warga yang terdampak," ujar Zenal menambahkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X