Viral Dugaan Pesta Miras di Kantor Lurah Kendari, 2 Lurah Dinonaktifkan usai Digerebek Warga

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 14 Juni 2026 | 20:37 WIB
Dugaan pesta miras di kantor lurah Kendari berujung penggerebekan warga. Dua lurah kini dinonaktifkan oleh Pemkot Kendari. (Instagram.com/omsottamks)
Dugaan pesta miras di kantor lurah Kendari berujung penggerebekan warga. Dua lurah kini dinonaktifkan oleh Pemkot Kendari. (Instagram.com/omsottamks)

 

KENDARI, Mediapriangan.com - Pemerintah Kota Kendari mengambil keputusan setelah viralnya dugaan pesta miras yang menyeret dua pejabat kelurahan. Kedua lurah yang menjadi sorotan publik kini resmi dinonaktifkan sembari menunggu proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus yang terjadi di Kendari, Sulawesi Tenggara, itu ramai diperbincangkan setelah beredar video yang memperlihatkan kerumunan warga mendatangi sebuah kantor lurah.

Dalam rekaman yang tersebar di media sosial, tampak suasana tegang ketika warga menggeruduk lokasi yang diduga menjadi tempat berlangsungnya pesta miras.

Baca Juga: UPI Tasikmalaya dan Komunitas Ngejah Latih 56 Guru PAUD Manfaatkan Artificial Intelligence untuk Buku Cerita

Dua lurah yang terlibat dalam peristiwa tersebut diketahui berinisial ZM (53) selaku Lurah Poasia dan RAK (41) yang menjabat sebagai Lurah Talia. Keduanya diduga berada di kantor lurah bersama dua perempuan saat kejadian berlangsung.

Unggahan yang beredar melalui akun Instagram @omsottamks pada Minggu, 14 Juni 2026, menyebut warga sempat meluapkan kemarahan setelah mengetahui adanya dugaan pesta miras di lokasi tersebut.

"Warga terlihat marah dan hendak menghakimi 2 oknum lurah tersebut," tulis postingan tersebut.

"Beruntung warga lainnya berusaha menenangkan massa agar tidak menghakimi kedua oknum lurah itu," sambungnya.

Baca Juga: Tempat Ngopi Jakarta yang Lagi FYP, First Crack Coffee Tawarkan Konsep Industrial Modern yang Menarik

Peristiwa di kantor lurah itu dilaporkan terjadi pada Jumat malam, 12 Juni 2026, di wilayah Kecamatan Poasia, Kendari. Video yang beredar menunjukkan dua lurah tersebut sempat diarak warga sebelum akhirnya diamankan aparat kepolisian.

Kasatreskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan dua lurah yang terlibat dalam insiden tersebut.

"2 lurah (Lurah Poasia dan Talia) sudah diamankan," kata Welliwanto dalam keterangannya, pada Sabtu, 13 Juni 2026.

Selain dua lurah, polisi juga mengamankan dua perempuan berinisial CIS (21) dan AN (18) yang berada di lokasi saat penggerebekan berlangsung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X