Kondisi menurunnya sejumlah bahan pokok di pasaran tersebut disambut baik masyarakat, khususnya pedagang kecil dan ibu rumah tangga yang merasa sangat terbantu karena belanja kebutuhan dapur harian menjadi lebih terjangkau selama program MBG dihentikan.
Ny. Atik, salah seorang pemilik warung nasi di Jalan Yudanagara, Kota Tasikmalaya, membenarkan harga sejumlah komoditas pasar turun sejak beberapa hari terakhir.
"Ya tadi saya ke pasar, harga beberapa jenis sayur turun seperti wortel, buncis, termasuk cabai yang biasanya tinggi," ujar Atik.
Baca Juga: Refocusing MBG 2027 Mulai Dikaji, Siswa SMA Berpotensi Tak Lagi Jadi Penerima Makan Bergizi Gratis
Atas penurunan tersebut, kata Atik, jumlah barang yang bisa dia beli untuk bahan baku warung nasi bisa lebih banyak dari biasanya.
"Ya karena harganya banyak yang turun saya bisa belanja lebih banyak, alhamdulillah mudah-mudahan bisa terus seperti itu, tidak terlalu memberatkan," katanya.
Ditanya apa alasan harga-harga komoditas pasar turun, Atik mengatakan karena MBG sekarang ditutup.
"Ya kan MBG sekarang ditutup, kalau ada MBG memang pada mahal, daging ayam mahal, telur mahal, sayuran juga mahal karena pasokan ke pasarnya sedikit habis dibeli MBG," ujar Atik.
Penghentian sementara MBG dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai langkah efisiensi anggaran sekaligus untuk mengaudit, mengevaluasi, dan menata ulang sistem operasional penyediaan makanan.
Program MBG direncanakan akan kembali berjalan setelah masa libur sekolah berakhir dengan tata kelola dan pola belanja yang diharapkan lebih terstandarisasi sehingga tidak mengganggu mekanisme pasar normal.***
Artikel Terkait
WTP Kota Tasikmalaya Raih Rekor 10 Kali Beruntun, LKPD 2025 Kembali Diganjar Opini Tertinggi BPK
Bank Indonesia Ajak Kaum Disabilitas Kota Tasikmalaya Cinta Bangga Paham Rupiah Lewat Edukasi Inklusif
Pawai Obor Tahun Baru Islam 1448 H Meriahkan Kota Tasikmalaya, Ribuan Masyarakat Tumpah ke Jalan
Kasus TB Kota Tasikmalaya Tembus 1.306 Orang, Dinkes Temukan Ribuan Suspek hingga Mei 2026
Harga Kedelai Masih Tinggi, Perajin Tahu Kota Tasikmalaya Banting Harga, Diky Chandra Minta Kompak
Dampak Kemarau di Kota Tasikmalaya, Kasus ISPA Tembus 6.811 Balita dan Anak, Dinas Kesehatan Waspada
Damas Aprianur Pegang Sementara Kendali DPC Peradi Kota Tasikmalaya
Kolaborasi Kota Tasikmalaya–Blitar Perkuat Kendali Inflasi, KAD Jadi Strategi Stabilitas Harga Pangan Nasional
Pengelolaan Parkir Swasta Disorot DPRD Kota Tasikmalaya, Perwalkot 17 Tahun 2025 Jadi Sorotan
PAN Kota Tasikmalaya Bidik Delapan Kursi DPRD pada Pileg 2029, Soliditas Partai Jadi Kunci Kemenangan