MBG Ditutup, Harga Bahan Pokok di Pasar Cikurubuk Turun, Pedagang Kecil Sumringah karena Pasokan Melimpah

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Minggu, 28 Juni 2026 | 08:25 WIB
Harga bahan pokok di Pasar Cikurubuk turun setelah MBG ditutup. Pedagang kecil mengaku stok kembali normal dan belanja masyarakat meningkat. (Dok. AMS)
Harga bahan pokok di Pasar Cikurubuk turun setelah MBG ditutup. Pedagang kecil mengaku stok kembali normal dan belanja masyarakat meningkat. (Dok. AMS)

Kondisi menurunnya sejumlah bahan pokok di pasaran tersebut disambut baik masyarakat, khususnya pedagang kecil dan ibu rumah tangga yang merasa sangat terbantu karena belanja kebutuhan dapur harian menjadi lebih terjangkau selama program MBG dihentikan.

Ny. Atik, salah seorang pemilik warung nasi di Jalan Yudanagara, Kota Tasikmalaya, membenarkan harga sejumlah komoditas pasar turun sejak beberapa hari terakhir.

"Ya tadi saya ke pasar, harga beberapa jenis sayur turun seperti wortel, buncis, termasuk cabai yang biasanya tinggi," ujar Atik.

Baca Juga: Refocusing MBG 2027 Mulai Dikaji, Siswa SMA Berpotensi Tak Lagi Jadi Penerima Makan Bergizi Gratis

Atas penurunan tersebut, kata Atik, jumlah barang yang bisa dia beli untuk bahan baku warung nasi bisa lebih banyak dari biasanya.

"Ya karena harganya banyak yang turun saya bisa belanja lebih banyak, alhamdulillah mudah-mudahan bisa terus seperti itu, tidak terlalu memberatkan," katanya.

Ditanya apa alasan harga-harga komoditas pasar turun, Atik mengatakan karena MBG sekarang ditutup.

"Ya kan MBG sekarang ditutup, kalau ada MBG memang pada mahal, daging ayam mahal, telur mahal, sayuran juga mahal karena pasokan ke pasarnya sedikit habis dibeli MBG," ujar Atik.

Baca Juga: MBG Disetop untuk Sekolah Elite, Kepala BGN Ungkap Refocusing di Tengah Sorotan Titik SPPG Membengkak

Penghentian sementara MBG dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai langkah efisiensi anggaran sekaligus untuk mengaudit, mengevaluasi, dan menata ulang sistem operasional penyediaan makanan.

Program MBG direncanakan akan kembali berjalan setelah masa libur sekolah berakhir dengan tata kelola dan pola belanja yang diharapkan lebih terstandarisasi sehingga tidak mengganggu mekanisme pasar normal.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X