Viral Karyawan Indomaret Ambon Bakar Kaki Bocah, Rendi Glen Pattipelilohy Akui Salah dan Minta Maaf

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56 WIB
Viral karyawan Indomaret Ambon usai membakar kaki bocah. Rendi Glen Pattipelilohy mengakui kesalahan dan meminta maaf. (Instagram.com/@fakta.indo)
Viral karyawan Indomaret Ambon usai membakar kaki bocah. Rendi Glen Pattipelilohy mengakui kesalahan dan meminta maaf. (Instagram.com/@fakta.indo)

 

AMBON, Mediapriangan.com - Sebuah video yang memperlihatkan dugaan tindakan tidak pantas seorang karyawan Indomaret Ambon terhadap seorang bocah menjadi sorotan publik di media sosial.

Rekaman tersebut menyebar luas dan memicu kecaman dari warganet setelah memperlihatkan aksi bakar kaki bocah yang dilakukan di depan sebuah minimarket di Ambon, Maluku.

Unggahan yang beredar melalui akun Instagram @fakta.indo pada Minggu, 28 Juni 2026, memperlihatkan seorang pria yang disebut bernama Rendi Glen Pattipelilohy diduga menyalakan api menggunakan selembar kertas di atas kaki seorang anak yang sedang tertidur di emperan toko.

Baca Juga: The Jayakarta Suite Hotel Bandung Tawarkan Penginapan Nyaman dengan Fasilitas Lengkap di Kawasan Dago

Dalam unggahan tersebut tertulis, "Pelaku tampak menyalakan kertas di atas kaki korban menggunakan korek api."

"Lalu menyaksikan korban kesakitan, sementara (pelaku) tertawa bersama rekannya," sambung unggahan tersebut.

Video viral itu langsung menuai beragam reaksi dari masyarakat. Banyak warganet mengecam tindakan yang dinilai tidak memiliki empati terhadap seorang anak yang sedang tertidur.

Tak lama setelah video tersebut menjadi viral, Rendi Glen Pattipelilohy menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf melalui sebuah rekaman video.

Baca Juga: Curug Cikaso Jadi Wisata Sukabumi Favorit, Air Jernih Kehijauan dan Panorama Alamnya Bikin Betah Healing

Dalam penyampaian itu, ia didampingi oleh orang tua asuh korban, pihak manajemen Indomaret Ambon, serta Ketua RW setempat.

"Saya yang bertanda tangan di bawah ini nama Rendi Glen Pattipelilohy jabatan struktur office boy, dengan ini menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf sebesar-besarnya," kata Rendi dalam video klarifikasinya, pada Minggu, 28 Juni 2026.

Dalam pernyataannya, Rendi Glen Pattipelilohy mengakui bahwa perbuatannya merupakan tindakan yang tidak pantas meskipun menurutnya dilakukan hanya sebagai bentuk keisengan.

Baca Juga: Ribuan Warga Tumpah Ruah, Bulan Bung Karno Jadi Panggung Kebersamaan di Kabupaten Tasikmalaya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X