"Dengan tiket tersebut, kami berangkat dengan keyakinan pasti sampai ke Manokwari," sambungnya.
Kode Booking Belum Dibayar
Setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Kontingen Pesparawi Kepri kembali menerima beberapa perubahan informasi mengenai maskapai dan pintu keberangkatan. Saat melakukan konfirmasi kepada maskapai, baru diketahui bahwa tiket menuju Manokwari ternyata belum dibayar oleh pihak travel.
"Maskapai meminta kode booking, setelah kami beri yang dari pihak travel, ternyata kode booking tersebut belum ter-payment. Di situ waktu terakhir kami yang tidak mungkin lagi kami bisa berangkat," jelasnya lagi.
"Akhirnya, kami mendesak pertanggungjawaban pihak travel, namun pihak travel tidak mampu memberikan tiket tersebut," tegasnya.
Salah seorang anggota rombongan juga mengaku mereka berkali-kali diarahkan berpindah maskapai tanpa kejelasan.
"Setibanya kami di Jakarta, kami diarahkan ke maskapai Lion, beberapa jam kemudian diarahkan ke Batik Air. Tidak lama, kami diarahkan lagi ke Garuda. Seperti bola lempar sana-sini," tukasnya.***
Artikel Terkait
Puncak Pass Resort, Wisata Cianjur Bersejarah sejak 1928 dengan Panorama Alam dan Kuliner Heritage
Wisata Kampung Patriot di Cibinong Bogor, Destinasi Gratis untuk Liburan Keluarga Sambil Belajar Satwa
Bocah 4 Tahun Meninggal di Lubang Galian Proyek Tebet, Pengawasan Proyek dan Keamanan Jadi Sorotan
HP Elevate 2026 Percepat Adopsi AI di Indonesia, Future of Work Kini Jadi Fokus Transformasi Bisnis
HP Elevate 2026 Luncurkan AI PC OmniBook hingga OMEN Terbaru, Ini Deretan Produk Unggulannya
Ahmad Najmi Shahab Viral usai Jadi Komisaris PT Krakatau Semen Indonesia, Jejak Kariernya Ramai Disorot