PANGANDARAN, Mediapriangan.com - Pemerintah Kabupaten Pangandaran mempercepat pemerataan layanan internet dengan meluncurkan program WiFi Publik gratis yang kini dapat dimanfaatkan masyarakat dan wisatawan di enam lokasi strategis.
Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya memperkuat akses digital, sekaligus mendukung transformasi pelayanan publik, pengembangan ekonomi, dan sektor pariwisata di daerah.
Program WiFi Publik yang dikelola melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Pangandaran tersebut mulai beroperasi pada Kamis, 2 Juli 2026.
Langkah ini merupakan implementasi kebijakan pemerintah dalam memperluas akses digital hingga ruang-ruang publik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Baca Juga: 33 Desa di Pangandaran Sudah Gunakan Domain desa.id, Langkah Besar Menuju Digitalisasi Desa
Peluncuran WiFi Publik juga menjadi bentuk komitmen Pemkab Pangandaran dalam mendukung transformasi digital, peningkatan literasi masyarakat, hingga perluasan layanan internet yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh berbagai kalangan.
Program ini mengacu pada Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 500.8.7/4586/Bangda mengenai pemetaan daerah blankspot dan layanan internet dalam mendukung transformasi digital di daerah.
Selain itu, pelaksanaannya juga sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran serta Permendagri Nomor 15 Tahun 2024 mengenai penyediaan akses internet di ruang publik.
Baca Juga: Lolos Uji BSSN, CSIRT Diskominfo Kabupaten Pangandaran Diganjar Sertifikat Apresiasi
Saat ini, layanan WiFi Publik telah tersedia di enam titik yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi, yakni:
UMKM Alun-Alun Parigi
Pasar Gimbal Mangunjaya
Masjid Al-Jabbar Kalipucang
Taman Sunset Pangandaran
Pantai Batukaras
Pantai Madasari
Kepala Diskominfo Kabupaten Pangandaran, Tonton Guntari, mengatakan penyediaan fasilitas internet gratis tersebut dirancang agar memberikan manfaat luas bagi masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, ekonomi, hingga pariwisata.
"Kehadiran WiFi Publik di pusat keramaian ini dirancang untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat. Bagi sektor ekonomi, fasilitas ini sangat mendukung para pelaku UMKM kita untuk mulai berjualan online, memperluas promosi, serta memudahkan transaksi digital. Di sisi lain, layanan ini juga memfasilitasi pelajar dan mahasiswa yang membutuhkan koneksi internet untuk belajar atau sekadar menerapkan gaya produktif Work From Anywhere (WFA). Untuk sektor pariwisata, wisatawan kini bisa langsung mengunggah keseruan mereka secara real-time, yang secara tidak langsung menjadi promosi gratis bagi destinasi wisata Pangandaran," ujar Tonton.
Artikel Terkait
Makna Tersembunyi Logo Hari Jadi Pangandaran 2025, Filosofi Ikan Marlin, Ombak, dan Genggaman Tangan
Dorong Lingkungan Berkelanjutan, Telkomsel Poin dan Kitabisa Tanam 3.000 Lamun di Pangandaran
Kominfo Saba Desa Dorong Digitalisasi Desa Babakan, Diskominfo Pangandaran Perkuat Layanan Berbasis Teknologi
Situs Palsu DPRD Pangandaran Terungkap, Diskominfo Pangandaran Ingatkan Cek Domain .go.id sebelum Akses
Waspada, Situs Disdukcapil Pangandaran Palsu, Hindari Memasukkan Data Pribadi
Kominfo Saba Desa Genjot domain desa.id, Diskominfo Targetkan Seluruh Desa di Kabupaten Pangandaran Go Digital