OJK Tasikmalaya Dorong Mahasiswa Jadi Investor Cerdas Lewat Sekolah Pasar Modal di Ciamis

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Kamis, 2 Juli 2026 | 05:26 WIB
OJK Tasikmalaya berkolaborasi dengan Fakultas Ekonomi Universitas Galuh, BEI Jawa Barat, dan PT MNC Sekuritas menggelar kegiatan edukasi pada Rabu (1/7/2026) guna meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. (Dok. AMS)
OJK Tasikmalaya berkolaborasi dengan Fakultas Ekonomi Universitas Galuh, BEI Jawa Barat, dan PT MNC Sekuritas menggelar kegiatan edukasi pada Rabu (1/7/2026) guna meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. (Dok. AMS)

 

CIAMIS, Mediapriangan.com - Upaya membentuk generasi muda yang melek investasi terus diperkuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya. Melalui program Sekolah Pasar Modal, ratusan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Galuh Ciamis mendapatkan pembekalan mengenai investasi yang aman, legal, dan berorientasi jangka panjang dalam rangka Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (1/7/2026) tersebut merupakan hasil kolaborasi OJK Tasikmalaya bersama Fakultas Ekonomi Universitas Galuh, Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Barat, dan PT MNC Sekuritas.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan pada berbagai aspek dasar pasar modal, mulai dari karakteristik instrumen investasi, manfaat investasi jangka panjang, strategi mengelola risiko, hingga pentingnya memilih produk dan layanan keuangan yang resmi serta sesuai kebutuhan dan tujuan finansial masing-masing.

Baca Juga: Gandeng PERSIS, OJK Perluas Akses Keuangan Syariah di Garut Lewat Duta Literasi hingga Tingkat Desa

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital dan semakin kompleksnya sektor jasa keuangan menuntut generasi muda memiliki pemahaman finansial yang kuat agar tidak mudah terjebak dalam investasi bermasalah.

Menurutnya, mahasiswa sebagai calon pelaku ekonomi masa depan harus memiliki pola pikir bahwa investasi merupakan bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang, bukan sekadar mengejar keuntungan dalam waktu singkat.

"Investasi yang sehat harus didasarkan pada pengetahuan yang memadai. Karena itu masyarakat, khususnya mahasiswa, perlu selalu menerapkan prinsip 2L, yakni memastikan produk investasi Legal dan Logis sebelum memutuskan berinvestasi," ujar Nofa.

Baca Juga: OJK Tasikmalaya Gandeng Karang Taruna Perangi Pinjol Ilegal dan Judi Online Lewat Edukasi Keuangan

Ia mengungkapkan, komitmen meningkatkan literasi keuangan di wilayah Priangan Timur terus menunjukkan perkembangan positif. Selama periode Mei hingga Juni 2026, OJK Tasikmalaya telah melaksanakan 51 kegiatan edukasi yang menjangkau sekitar 145 ribu peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, santri, penyuluh agama, aparatur pemerintah, pelaku UMKM, perempuan, komunitas, hingga masyarakat umum.

Rangkaian Bulan Literasi Keuangan sendiri masih akan berlangsung hingga Agustus 2026. OJK Tasikmalaya berkomitmen memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, industri jasa keuangan, organisasi masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya agar edukasi keuangan dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.

Melalui langkah tersebut, OJK berharap tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat semakin meningkat sehingga masyarakat mampu mengambil keputusan finansial secara lebih bijak, terhindar dari praktik keuangan ilegal, sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga: Program BEREHAN OJK Dorong Peternak Lokal Priangan Timur Naik Kelas, ASN Diajak Menabung untuk Kurban

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Galuh Ciamis, Nurdiana Mulyatini, menyambut baik sinergi yang dibangun antara OJK, BEI, PT MNC Sekuritas, dan dunia akademik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X