Karena itu, personel yang memiliki kemampuan mengemudikan kendaraan berat diterjunkan untuk mendukung kelancaran pasokan ke berbagai SPBU.
Sandy juga menegaskan bahwa keterlibatan TNI jadi sopir truk tangki BBM bersifat sementara.
"Apabila distribusi BBM telah kembali normal, maka perbantuan tersebut akan berakhir," jelas Sandy.
Permohonan bantuan tersebut diketahui diajukan PT Elnusa Petrofin melalui surat tertanggal 14 Juli 2026.
Dukungan itu mengacu pada Nota Kesepahaman PT Pertamina (Persero) dan TNI Nomor SP-016/C00000/2022-SO mengenai optimalisasi sinergi dalam penyelenggaraan pengamanan Objek Vital Nasional Strategis (Obvitnas) dan objek lainnya.
Baca Juga: Bunda PAUD Ciamis Tinjau MASEKDAS, Pastikan Hari Pertama Sekolah Berjalan Ramah dan Menyenangkan
"Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa meningkatnya permintaan BBM/BBK di Sumatera Utara memerlukan dukungan agar distribusi ke SPBU tetap berjalan tepat waktu," terang Sandy.
"Karena itu, PT Elnusa Petrofin meminta bantuan personel TNI untuk melakukan pendampingan terhadap awak mobil tangki selama proses pendistribusian," sambungnya.
Sesuai permohonan, dukungan 18 prajurit TNI dijadwalkan berlangsung pada 14 hingga 17 Juli 2026 atau sampai kondisi distribusi BBM di Sumut kembali normal.***
Artikel Terkait
Jadwal Film Bioskop Tasik XXI Plaza Asia Hari Ini, Kamis 16 Juli 2026, Takkan Kubiarkan Kau Menangis Tayang Perdana
Jadwal Film Transmart Tasikmalaya XXI Hari Ini, Kamis 16 Juli 2026, Jangan Buang Ibu, The Odyssey hingga Toy Story 5
Diskominfo Kota Tasikmalaya Perbarui GECE 112, Layanan Darurat Kini Didukung Fitur Omni Channel
JNE Awali JLC Member Gathering Bandung, Hadirkan Strategi Bisnis dan Ruang Kolaborasi bagi Pelaku Usaha
Diskominfo Ciamis Kembangkan Call Center 112 Omni Channel, WhatsApp hingga TikTok Segera Terintegrasi
Panen Raya Klaster Padi Pamarican Capai 7,5 Ton per Hektare, Bank Indonesia Perkuat Ketahanan Pangan Ciamis