“Saya disuruh hapus status WhatsApp dan ditelepon sama orang kelurahan. Lucu sekali, setakut itu kah mereka? Bukti semuanya sudah saya screenshot,” tulis pemilik akun.
Ia juga mengungkapkan adanya persoalan konsumsi bagi petugas yang berada di lapangan. Menurut pengakuannya, warga kemudian berinisiatif memberikan bantuan konsumsi kepada personel pemadam kebakaran.
“Komandan pemadam pun ngomong ke saya kalo anak buahnya kehausan kenapa warga ga ada yang kasih air. Langsung saat itu juga saya beli konsumsi untuk mereka. Jangan tanya lurah, RT dan RW-nya kemana,” lanjutnya.
Warga bahkan berusaha mencari cara lain untuk mendukung proses pemadaman. Salah satunya dengan mengupayakan penggunaan beko agar petugas lebih mudah menangani tumpukan sampah yang terbakar.
Baca Juga: Siomay Bandung yang Bikin Penasaran, Baso Tahu Tulen, Shin Chan dan Baso Tahu Lina, Mana Favoritmu?
Akses ke Lokasi Disebut Menjadi Kendala
Persoalan akses menjadi salah satu hal yang disorot dalam unggahan warga. Menurut pemilik akun, kondisi lokasi membuat alat berat tidak mudah masuk ke titik kebakaran.
“Jawaban Lurah kalau mereka punya 2 beko hanya saja yang satu tidak bisa diangkat dari air dan satu lagi tidak ada akses untuk datang ke lokasi, jadi kalau beko datang tetap tidak bisa masuk,” jelasnya.
Keluhan tersebut kemudian disampaikan sebagai bagian dari kritik terhadap proses penanganan kebakaran Jakarta Timur.
“Saya cuma muak sama penangan yang lama dan tidak adanya konsumsi untuk para pemadam,” sambungnya.
Di sisi lain, informasi resmi Pemprov DKI menunjukkan penanganan kebakaran memang berlangsung sejak Sabtu pagi. Sebanyak 10 unit mobil pemadam dan 50 personel dikerahkan ke lokasi.
Baca Juga: Kuliner Malam Purwokerto, Sega Gemblung dan 3 Tempat Ramai yang Wajib Dicoba hingga Larut
Laporan JAKI Disebut Sempat Ditolak
Persoalan lain yang diungkap warga berkaitan dengan upaya pelaporan mengenai keberadaan sampah ilegal di lokasi tersebut.
Pemilik utas mengaku telah mencoba menggunakan kanal pengaduan JAKI. Namun, menurut pengakuannya, laporan yang disampaikan tidak diterima.
Artikel Terkait
Dua Dekade Mengabdi, BBC Perkuat Pemberdayaan SDM dan Tegaskan Komitmen Transformasi Sosial
Osaka Marvelous Tekuk Hyundai Hillstate 3-0 di Jeju 2026, Set Ketiga Berlangsung Sengit
Kotona Hayashi Bersinar di Jeju 2026, 16 Poin Bantu Osaka Marvelous Tekuk Hyundai Hillstate
Di Balik Pengungkapan Sindikat Remaja, Ini Pesan Tegas Kapolresta Banyuwangi: Hukum Harus Tegak, Masa Depan Anak Tetap Dijaga
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pekalongan Mandek? Keluarga Pertanyakan Tersangka yang Belum Ditahan
Shanghai Bright Ubest Bekuk Heungkuk Life Insurance Pink Spiders 3-0 di Jeju 2026