Kebakaran TPS Kramat Jati Tewaskan Petugas Damkar, Warga Soroti Sampah Ilegal dan Lambannya Penanganan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 3 Agustus 2026 | 10:35 WIB
Kebakaran TPS Kramat Jati menewaskan petugas Damkar Andriyono. Warga menyoroti sampah ilegal, akses lokasi dan penanganan kebakaran di Jakarta Timur.
Kebakaran TPS Kramat Jati menewaskan petugas Damkar Andriyono. Warga menyoroti sampah ilegal, akses lokasi dan penanganan kebakaran di Jakarta Timur.

“Semoga setelah ini ada tindakan dari pemerintah terkait pembuangan sampah ilegal ini ya. Saya sudah DM Bapak Pramono dan portal berita, tapi tidak ada tanggapan. Lapor JAKI pun ditolak,” akunya.

Keluhan tersebut kini mendapatkan perhatian lebih luas seiring pemerintah menyatakan akan mengambil langkah terhadap praktik pembuangan sampah ilegal di lokasi.

Pemprov DKI melalui Dinas Lingkungan Hidup berencana melakukan pengangkutan sampah secara bertahap setelah area dinyatakan aman. Pengawasan terhadap lokasi juga akan diperketat.

Mulai Senin, 3 Agustus 2026, PPNS Dinas Lingkungan Hidup bersama Satpol PP dijadwalkan melakukan penyelidikan dan penyidikan di lokasi. Pihak yang terbukti membuang sampah secara ilegal disebut akan dikenai sanksi tegas.'

Baca Juga: Hyundai Hillstate Bawa Megawati Hangestri dan Jordan Wilson ke Jeju, Chemistry Keduanya Jadi Sorotan

Petugas Damkar Andriyono Meninggal Saat Bertugas

Di balik proses penanganan kebakaran TPS Kramat Jati, kabar duka datang dari jajaran petugas Damkar. Andriyono meninggal dunia setelah mengalami keluhan kesehatan ketika menjalankan tugas di lokasi.

Andriyono merupakan Kepala Regu Kelompok Cepu Sektor Cipayung. Dalam operasi tersebut, ia bertugas mendukung penanganan dengan mencari sumber air yang diperlukan untuk operasi pemadaman.

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Megantara menjelaskan bahwa Andriyono tidak berada di posisi yang melakukan pemadaman api secara langsung.

“Dalam pelaksanaan operasi tersebut, almarhum bertugas mencari sumber air sebagai bagian dari dukungan operasi dan tidak berada pada posisi penyerangan atau pemadaman api secara langsung,” kata Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Megantara dalam keteranganna kepada awak media pada Minggu, 2 Agustus 2026.

Baca Juga: Sebagai Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Chandra Tegaskan Dirinya Harus Lebih Dekat Masyarakat Ditengah Keterbatasan Pemerintah

Menurut Bayu, Andriyono memiliki riwayat penyakit jantung. Saat berada di lokasi, almarhum disebut sempat mengeluhkan rasa nyeri di bagian dada.

“Almarhum mendapat penanganan awal di lokasi sebelum dievakuasi ke Rumah Sakit Harapan Bunda,” tukasnya.

Andriyono kemudian dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu, 1 Agustus 2026 sekitar pukul 13.30 WIB. Sebelumnya, operasi penanganan kebakaran telah berlangsung sejak pukul 07.11 WIB bersama sekitar 50 personel.

Baca Juga: Shanghai Bright Ubest Bekuk Heungkuk Life Insurance Pink Spiders 3-0 di Jeju 2026

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X