Kepala SPPG Karanganyar Muntah usai Cicip Menu MBG, 94 Paket untuk Siswa SDN 2 Jati Ditarik

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:42 WIB
Kepala SPPG Karanganyar muntah setelah mencicipi menu MBG. Sebanyak 94 paket untuk siswa SDN 2 Jati ditarik karena ayam rempah dicurigai bermasalah. (Instagram.com/@katakitaig)
Kepala SPPG Karanganyar muntah setelah mencicipi menu MBG. Sebanyak 94 paket untuk siswa SDN 2 Jati ditarik karena ayam rempah dicurigai bermasalah. (Instagram.com/@katakitaig)

Dua Baskom Ayam Ditemukan Bermasalah

Abra menjelaskan, pemeriksaan terhadap bahan makanan sebenarnya telah dilakukan sejak bahan diterima. Saat pemeriksaan awal, kondisi ayam dinilai masih baik.

Persoalan baru terlihat ketika proses pengolahan memasuki batch kedua. Menurut Abra, staf dan ahli gizi menemukan adanya bagian olahan ayam dengan aroma dan rasa yang berbeda dari kondisi normal.

Dalam pemeriksaan internal, terdapat dua baskom ayam yang dinilai bermasalah. Namun, Abra menegaskan bahwa tidak seluruh isi baskom tersebut mengalami kerusakan.

Baca Juga: Tukang Cukur Bogor Minta Maaf usai Viral soal Bendera Merah Putih, Tegaskan Indonesia Sudah Merdeka

"Baru perkiraan kami, karena memang saya cek itu ada dua baskom yang bermasalah. Itu tidak semuanya rusak, tapi saya takut ada apa-apa," ungkapnya.

Berdasarkan pemeriksaan internal tersebut, Abra memperkirakan sekitar 10 persen bahan ayam mengalami kondisi yang tidak sesuai. Namun, angka tersebut masih berupa perkiraan dan bukan hasil pemeriksaan laboratorium.

Kondisi itu membuat pihak SPPG Jati memilih mengambil langkah pencegahan daripada mengambil risiko dengan tetap membagikan makanan kepada siswa.

Baca Juga: PT Palawi Risorsis Renovasi Patuha Resort, Tingkatkan Kenyamanan Wisatawan di Bandung Selatan

Distribusi 94 Paket MBG Langsung Dihentikan

Informasi mengenai kondisi menu MBG tersebut diterima Abra sekitar pukul 07.00 WIB. Setelah memperoleh laporan dari staf dan ahli gizi, ia kemudian melakukan pemeriksaan langsung.

Keputusan untuk menarik makanan yang telah dikirim kemudian diambil sekitar pukul 08.01 WIB.

"Jam 08.01 saya langsung terasa (mual), 08.02 langsung saya perintahkan, hubungi seluruh PIC, hubungi driver langsung untuk menarik semuanya," tandasnya.

Perintah tersebut membuat 94 paket MBG yang telah dikirim ke SDN 2 Jati tidak jadi diberikan kepada para siswa.

Baca Juga: 950 Dapur MBG Terancam Tutup Permanen, BGN Soroti Standar Higiene dan Sanitasi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X