Tumbang Nusa Kalteng Berubah Jadi Lautan Api, Petugas Damkar Kesulitan Jangkau Titik Kebakaran

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 1 September 2026 | 08:17 WIB
Karhutla Tumbang Nusa Kalteng membuat langit memerah seperti lautan api. Petugas damkar berjibaku, sementara akses air menjadi kendala pemadaman. (Threads/naomy_ummuhanan)
Karhutla Tumbang Nusa Kalteng membuat langit memerah seperti lautan api. Petugas damkar berjibaku, sementara akses air menjadi kendala pemadaman. (Threads/naomy_ummuhanan)

Baca Juga: AHWA Titip Pesan untuk KH Miftachul Akhyar, Rangkul Semua Potensi NU dan Rawat Organisasi Bersama

Di tengah kondisi tersebut, petugas damkar terus mencari titik yang memungkinkan untuk melakukan pemadaman. Pemilihan lokasi menjadi penting karena tidak semua titik api dapat dijangkau dengan mudah.

“Mencari posisi yang pas untuk memadamkan api,” tulis akun @hairiadwan dalam unggahannya, dikutip pada Senin, 31 Agustus 2026.

Petugas damkar juga menghadapi persoalan dalam memperoleh pasokan air. Salah satu petugas mengungkapkan tim harus menuju danau untuk mengambil air karena sumber air berada cukup jauh dari lokasi kebakaran.

“Ya Allah, kami berharap segera hujan. Ngambil air pun jauh ke danau dulu,” sambungnya.

Baca Juga: Jembatan Pongpet Putus Saat Peresmian, Kodim 0625 Pangandaran Akui Ada Kelalaian

Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran atau BPBPK Kalteng menyebut kebakaran Tumbang Nusa bukan muncul secara tiba-tiba pada Minggu malam. Kebakaran tersebut disebut berkaitan dengan titik api yang sebelumnya telah menyala.

“Tumbang Nusa jadi salah satu perhatian kami, kejadian tadi malam merupakan proses lanjutan dari api yang sudah menyala,” ujar Kepala Pelaksana BPBPK Kalteng, Ahmad Toyib kepada awak media di Palangka Raya pada Senin, 31 Agustus 2026.

Penanganan karhutla Tumbang Nusa menghadapi sejumlah kendala. Keterbatasan personel, karakter medan, serta posisi titik api menjadi faktor yang menyulitkan petugas damkar mencapai lokasi tertentu.

Baca Juga: Operasi Libas Lodaya 2026, Polres Tasikmalaya Kota Bongkar Sindikat Curanmor Lintas Kabupaten

Dalam kondisi tersebut, petugas lebih banyak memaksimalkan pembasahan di sekitar Tumbang Nusa. Sejumlah mobil damkar juga disiagakan untuk mengantisipasi pergerakan api ke arah jembatan.

Data Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla Kalteng mencatat terdapat 2.222 kejadian karhutla hingga 30 Agustus 2026. Total luas area yang terbakar mencapai 6.358,71 hektare.

Dari jumlah tersebut, wilayah Pulang Pisau yang menjadi lokasi Tumbang Nusa tercatat mengalami 54 kejadian karhutla dengan luas area terbakar mencapai 378,88 hektare.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X