Setelah pemeriksaan selesai, kereta api yang sebelumnya berhenti dapat kembali melanjutkan perjalanan. Keputusan tersebut diambil setelah lintasan dipastikan aman dan laik digunakan.
"Setelah seluruh lintas dipastikan aman dan laik dilalui, perjalanan kereta api kembali dilanjutkan," tambahnya.
Baca Juga: Krisis BBM Sulsel Memicu Demonstrasi di Pertamina, Mahasiswa Soroti Antrean hingga Isu Panic Buying
Gempa M5,9 Terjadi di Laut Jawa
Sementara itu, gempa yang berdampak pada perjalanan kereta api tersebut tercatat mengguncang wilayah Laut Jawa pada Sabtu, 12 September 2026 sekitar pukul 04.23 WIB.
Berdasarkan analisis BMKG, episenter gempa berada di laut dengan titik koordinat 5,24 derajat LS dan 106,78 derajat BT. Lokasi tersebut berada sekitar 69 kilometer timur laut Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
"Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki parameter terkini dengan magnitudo M5,9 pada kedalaman 368 km," begitu keterangan BPBD DKI Jakarta pada hari yang sama.
Baca Juga: 6.975 Pelajar Berebut, Anak dari Ibu Pekerja Serabutan Ini Justru Lolos Parlemen Remaja DPR RI
Guncangan gempa tersebut turut dirasakan di wilayah pantai Kepulauan Seribu. Kondisi itu sempat memunculkan kekhawatiran masyarakat mengenai kemungkinan terjadinya tsunami.
Namun, hasil pemodelan BMKG menyatakan gempa Laut Jawa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Diimbau kepada warga agar tetap tenang," demikian imbauan dari BMKG.***
Artikel Terkait
Tingkatkan Kesiapan dan Profesionalisme Personel, Polres Tasikmalaya Kota Gelar Ujian Bela Diri Polri Berkala
Sehari Jelang Pelaksanaan, Ketua dan Dua Sekretaris Panitia Mukota V Kadin Kota Tasikmalaya Mundur
Rekomendasi Street Food Terbaik di Jakarta, 3 Kuliner Legendaris, Ada Gultik Blok M hingga Warmindo Abang Adek
Mukota V Kadin Kota Tasikmalaya di Tengah Mundurnya 4 Panitia Inti, Tetap Digelar Hari Ini
GIIAS Bandung 2026 Resmi Dibuka, 19 Merek Hadir dan Pemprov Jabar Beri Diskon Pajak Kendaraan
Viral Dugaan Sopir TransJakarta Monas-Pulogadung Ugal-ugalan, Penumpang Disebut Terjatuh hingga Direspons Manajemen