BPBPK Kalteng juga mencatat keberadaan titik panas di sejumlah daerah. Kondisi tersebut turut berkaitan dengan munculnya asap yang menyebar hingga sejumlah wilayah lain di Kalimantan.
"Titik panas terdeteksi di sejumlah wilayah, dengan sebaran asap hingga beberapa provinsi di Kalimantan dan lintas batas menuju negara tetangga," tulis BPBPK Kalteng dalam keterangannya, pada Kamis, 17 September 2026.
Kondisi Cuaca dan Asap Jadi Perhatian
Selain luasan lahan yang terbakar, kondisi cuaca dan lingkungan turut menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam penanganan karhutla di Kalteng.
BMKG Kalteng mengingatkan bahwa kondisi kebakaran dan penyebaran asap masih perlu diwaspadai. Jarak pandang di beberapa wilayah juga dilaporkan mengalami keterbatasan akibat kondisi tersebut.
Kualitas udara di Palangka Raya dan Pangkalan Bun bahkan berada pada kategori tidak sehat hingga berbahaya berdasarkan kondisi yang dilaporkan.
Baca Juga: Helikopter Raksasa Jepang Tiba di Kalbar, 3 CH-47 Chinook Disiapkan untuk Water Bombing Karhutla
Kondisi lahan yang kering hingga sangat kering juga meningkatkan potensi munculnya karhutla. Karena itu, pemantauan titik panas serta kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi masih dilakukan.
Di tengah situasi tersebut, aktivitas truk kayu yang ditemui Andrew Kalaweit menjadi bagian dari gambaran kondisi lapangan ketika upaya penanganan karhutla dan perlindungan hutan terus berlangsung.
Pemantauan wilayah rawan karhutla dilakukan untuk mendukung langkah pencegahan sekaligus mengantisipasi kebakaran meluas.***
Artikel Terkait
Sherina Munaf Turut Terjun Padamkan Karhutla Kalteng, Cerita Asap Tebal sampai Masuk Pesawat
Dikritik soal Karhutla, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Terjun ke Lokasi Kebakaran Hutan Hingga Terpeleset
Tragedi Karhutla Kalteng, 2 Relawan Damkar Gugur Usai Berjibaku Padamkan Api, Kelelahan Diduga Jadi Pemicu
Nekropsi Ungkap Kondisi Paru-Paru Orang Utan Sampurna, Paparan Asap Karhutla Ketapang Jadi Dugaan
MBG di Tengah Kabut Asap Karhutla: Siswa Libur, Orang Tua Tetap Diminta Ambil Makanan, Ini Kata BGN
Karhutla Kalimantan dan Sumatera Picu Jerebu di Malaysia, Upin dan Ipin Ikut Serukan Warga Pakai Masker