TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) menggelar Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 bertempat di Graha UMTAS, Jalan Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Rabu (16/09/2026).
Tahun ini, PKKMB UMTAS mengusung tema "Cakrawala UMTAS (Membuka wawasan menumbuhkan karakter menjemput masa depan)" yang diikuti sekitar 1.400 mahasiswa, terdiri dari mahasiswa baru tahun 2026/2027 dan mahasiswa yang tahun angkatan 2025/2026.
Jadi dari jumlah mahasiswa yang ikut PKKMB 2026/2027 itu dari 1.400 mahasiswa yang 1.253 merupakan mahasiswa baru dan sisanya mahasiswa yang belum mengikuti PKKMB tahun sebelumnya.
Baca Juga: Umtas Tasikmalaya Targetkan 20 Prodi dan 5.000 Mahasiswa di Tahun 2027
Hal tersebut disampaikan Rektor UMTAS, Hj. Neni Nuraeni, M.Kep., Ns.Kep.Mat kepada wartawan usai kegiatan.
Lebih lanjut ujar Neni, PKKMB sebagai salah satu syarat untuk kelulusan karena kalau tidak mengikuti PKKMB walaupun sudah menyelesaikan proses perkuliahan dan lainnya mahasiswa tersebut tidak bisa diluluskan.
Selain itu kata dia, kegiatan PKKMB menjadi momentum bagi mahasiswa baru dan mahasiswa tahun akademik 2025/2026 untuk mengenal lingkungan perguruan tinggi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi proses pendidikan di UMTAS.
PKKMB juga ujar Neni, menjadi bagian penting yang wajib diikuti mahasiswa sebagai tahapan awal memasuki kehidupan akademik di perguruan tinggi sekaligus syarat kelulusan para mahasiswa.
Selain itu ujar dia, mahasiswa baru perlu memiliki kesiapan untuk menjalani kehidupan perkuliahan dengan sikap mandiri dan bertanggung jawab.
Neni juga menegaskan, mahasiswa tidak cukup hanya berorientasi pada kelulusan, tetapi perlu mulai membangun visi mengenai kontribusi yang dapat diberikan setelah menyelesaikan pendidikan.
"Kerahkan semua komponen untuk memajukan dan mulai berpikir, apa yang akan saya lakukan agar berdampak dan bermanfaat untuk masyarakat," ujar Neni.
Kesiapan mahasiswa kata Neni menjadi sangat penting menghadapi perubahan demografi dan kebutuhan sumber daya manusia produktif pada masa mendatang.
"Mahasiswa diharapkan terus belajar meskipun telah menyelesaikan pendidikan formal," ujar Neni.
Artikel Terkait
Lulus 100 Persen, Siswa SMAN 8 Kota Tasikmalaya Dilarang Selebrasi Berlebihan dan Konvoi di Jalanan
SMAN I Singaparna Jadi Sekolah Maung, Kawah Candradimuka Pelajar Berprestasi
Cetak Tenaga Kesehatan Berkualitas, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Wisuda 272 Lulusan
Buka Kuota 384 Kursi, Sekolah MAUNG SMAN 1 Singaparna Targetkan Penjaringan Siswa Unggul
Wamendikdasmen Tinjau Sekolah di Tasikmalaya, Soroti Ribuan Ruang Kelas Rusak
PCMB Jawa Barat Diperpanjang hingga 11 Juni 2026, Pemetaan Calon Murid Baru dan SPMB Segera Berlanjut