Banjir Bandang Solok Terjang Arosuka, 32 Warga Mengungsi dan Akses Jalan Putus Diterjang Lumpur hingga Kayu

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 23 September 2026 | 07:11 WIB
Banjir bandang Solok menerjang Arosuka pada Senin malam. Lumpur, batu dan kayu menutup jalan serta merusak sejumlah fasilitas di kawasan kantor bupati. (Instagram/azirsky - desrizaekaputri)
Banjir bandang Solok menerjang Arosuka pada Senin malam. Lumpur, batu dan kayu menutup jalan serta merusak sejumlah fasilitas di kawasan kantor bupati. (Instagram/azirsky - desrizaekaputri)

 

SOLOK Mediapriangan.com - Sebanyak 32 warga harus mengungsi setelah banjir bandang menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin, 21 September 2026 malam.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Solok mencatat empat warga mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut. Tiga korban menjalani perawatan di RSUD Arosuka, sedangkan satu lainnya dirujuk ke SPH Padang.

Kepala BPBD Kabupaten Solok, Khairul, mengatakan proses pendataan dan penanganan warga terdampak masih dilakukan.

Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Kembali Pekat di Kalsel, Jarak Pandang Warga Menurun, Banjarmasin Perpanjang PJJ

“Data sementara ada empat orang yang mengalami luka-luka. Tiga dirawat di RSUD Arosuka dan satu dirujuk ke SPH Padang,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Solok, Khairul, dalam keterangannya pada Selasa, 22 September 2026.

Selain korban luka, sebanyak sembilan kepala keluarga atau 32 jiwa telah dipindahkan ke lokasi pengungsian yang disediakan pemerintah daerah.

“Pengungsian ditempatkan di dua lokasi yang disiapkan pemerintah daerah untuk penanganan warga terdampak bencana,” lanjutnya.

Baca Juga: Konten A Day in My Life Bongkar Bisnis Video Asusila di Bogor, Polisi Ungkap 20 Video dan Keuntungan Rp19 Juta

Kantor Pemerintahan Ikut Diterjang

Dampak banjir bandang Solok tidak hanya dirasakan warga. Sejumlah fasilitas pemerintahan di kawasan Arosuka turut terdampak, termasuk area kantor Bupati Solok.

BPBD mencatat sedikitnya 11 kantor pemerintahan mengalami kerusakan. Selain itu, 21 mobil dan tujuh sepeda motor juga terdampak akibat terjangan banjir.

Material yang terbawa arus membuat kondisi sejumlah lokasi menjadi dipenuhi lumpur, batu dan kayu. Material tersebut bahkan menutup sejumlah ruas jalan.

Baca Juga: Dugaan Pelecehan Konten Boneka di Surabaya Viral, Polisi Turun Tangan Usai Korban Ungkap Pengalaman di Jalan Tunjungan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X