Kebakaran Trans Home diketahui terjadi sejak Kamis siang. Informasi yang dihimpun dari lokasi menyebut api pertama kali terlihat dari bagian belakang atau sisi selatan bangunan sekitar pukul 12.00 WIB. Api kemudian berkembang dan menjalar ke area lain.
Angin yang cukup kencang serta banyaknya material yang berada di dalam supermarket membuat proses pemadaman menjadi lebih sulit. Puluhan armada pemadam kebakaran dari sejumlah wilayah dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.
Kondisi api juga belum sepenuhnya terkendali pada Kamis sore. Asap hitam masih terlihat dari bangunan, sementara petugas terus melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik.
Selain bangunan Trans Home, sejumlah kendaraan yang berada di area sekitar toko juga ikut terdampak kebakaran. Laporan di lokasi menyebut sekitar 100 kendaraan ikut terbakar.
Kepolisian hingga kini belum menetapkan penyebab pasti kebakaran. Petugas masih mengumpulkan keterangan dari saksi serta melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah bukti di lokasi kejadian.
"Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam pendalaman. Kebakaran mengakibatkan seluruh bangunan yang terdiri dari tiga lantai dan satu basement terdampak," ungkap Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro dalam keterangannya.
Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui titik awal api sekaligus memastikan faktor yang menyebabkan kebakaran berkembang dengan cepat. Pemeriksaan CCTV di sekitar bangunan juga menjadi bagian dari proses penyelidikan.
Dengan ditemukannya dua korban, penanganan kebakaran Trans Home kini tidak hanya berfokus pada pemadaman dan pendinginan, tetapi juga proses penyelidikan untuk mengungkap penyebab kejadian.
Hingga Jumat pagi, petugas masih melakukan penanganan di lokasi. Kondisi bangunan yang mengalami kerusakan berat membuat area kejadian tetap menjadi lokasi penanganan bagi tim gabungan.
Peristiwa tersebut menempatkan Sleman sebagai lokasi terjadinya kebakaran besar yang melibatkan supermarket bahan bangunan dan elektronik. Dua korban telah dievakuasi, sedangkan penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
Informasi mengenai kondisi terakhir bangunan Trans Home dan proses penyelidikan masih dihimpun dari pihak berwenang.***
Artikel Terkait
Dikritik soal Karhutla, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Terjun ke Lokasi Kebakaran Hutan Hingga Terpeleset
Kebakaran Masuk Jalur Pendakian, TWA Kawah Ijen Ditutup Total, Pemadaman Masih Berlangsung
48 Jam Belum Padam, Kebakaran Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Sisakan Asap Pekat dan 33 KK Mengungsi
Kebakaran TPA Galuga Bogor Meluas hingga 42 Hektare, Helikopter TNI AU Dikerahkan untuk Water Bombing
Kebakaran RSSA Malang Bikin 45 Pasien Anak Dievakuasi, Ruang Perawatan Masih Berbau Asap
Kebakaran RSSA Malang, 45 Pasien Anak Dievakuasi hingga Ruang Perawatan Masih Tercium Asap
Kebakaran Gunung Bromo Meluas ke Jemplang, Pengunjung Bromo Hillside Panik Saat Api Mendekat
Asap Hitam Kebakaran Pabrik Lampu Tangerang Membubung hingga Bandara Soetta, 3 Blok Gudang Terbakar
Kebakaran Lahan di Lingkar Gentong Tasikmalaya Picu Asap Tebal, Jarak Pandang Pengguna Jalan Terganggu
Kebakaran Lahan Dekat Mall 23 Semarang di POJ City, Damkar Semarang Dikerahkan Saat Api Membesar