KARANGANYAR, Mediapriangan.com - Kobaran api di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dilaporkan meluas hingga mendekati kawasan Candi Cetho dan jalur pendakian. Foto serta video yang beredar di media sosial pada Senin malam, 19 Oktober 2026, memperlihatkan lereng gunung menyala merah di tengah kepulan asap.
Kondisi tersebut membuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Lawu menjadi perhatian serius. Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah menetapkan status tanggap darurat, sementara ratusan personel gabungan dikerahkan untuk menangani kebakaran.
Salah satu unggahan di akun Threads @reditadp menyebut api bergerak mendekati kawasan Candi Cetho dan Kawah Segoro di wilayah Ngargoyoso.
“Malam ini, Senin, 19 Oktober 2026 kebakaran Gunung Lawu semakin besar. Api mulai mendekati Candi Cetho dan Kawah Segoro Gunung - Ngargoyoso,” tulis keterangan unggahan akun Threads @reditadp pada Senin, 19 Oktober 2026.
Unggahan lain dari akun Threads @zumaahmd juga memperlihatkan kondisi asap di lereng gunung dan menyebut kobaran api mendekati jalur pendakian Candi Cetho.
“Api membesar dan meluas Senin malam. Kobaran api mendekati pendakian Candi Cetho,” tulisnya.
Water Bombing Sempat Tertunda karena Cuaca
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar telah melakukan upaya pemadaman melalui water bombing atau pengeboman air menggunakan pesawat pada Senin siang. Pelaksanaan sempat tertunda karena kondisi cuaca belum mendukung.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Karanganyar, Sugiharjo, mengatakan dua kali water bombing akhirnya dilakukan, dengan pelaksanaan sekitar pukul 14.30 WIB.
“Ada dua kali water bombing. Tadi awalnya ditunda karena cuacanya sangat tidak mendukung. Kemudian sekitar pukul 14.30 WIB dilakukan water bombing,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Karanganyar, Sugiharjo kepada awak media pada Senin, 19 Oktober 2026.
Artikel Terkait
Kabut Asap Palangka Raya Belum Mereda, Warga Lelah Bersuarа di Tengah Ribuan Hektare Karhutla
Kabut Asap Karhutla Meluas, Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional, Ini Alasannya
Karhutla Bromo Tewaskan 4 Orang, Petugas dan Karyawan Hotel Terjebak Api saat Berusaha Memadamkan Kebakaran
Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Pemerintah Tebar 1,5 Ton Dry Ice untuk Dongkrak Jarak Pandang
Izin Rudy Mas'ud ke Singapura Disorot Saat Karhutla Kaltim Belum Tuntas, Kemendagri Minta Bukti soal Dugaan Nonton F1
Karhutla Bromo Tewaskan Empat Orang, Asap Pekat dan Angin Berubah Arah Bikin Tim Terjebak