Ia menegaskan, bahwa akselerasi pemuda Tasikmalaya sebagai agen perubahan di era inovasi adalah fungsi utama pemuda sebagai agent of change. Perubahan yang diharapkan adalah lahirnya pemuda yang kreatif, inovatif, inklusif, dan tidak diskriminatif.
"Melalui pelatihan ini tentunya diharapkan mampu menjadi pilot project (percontohan), bagaimana dia menyebarkan lagi ilmu-ilmu ke temannya di kelompoknya, sehingga ada perubahan," terangnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya H. Aep Syaripudin, S.H., M.H., menilai tema Digital Leadership yang diusung Disparpora dalam kegiatan Peningkatan SDM Organisasi Pemuda sangat relevan dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, meski secara teks tema tersebut cukup berat, materi yang disampaikan narasumber sangat penting bagi pemuda untuk memahami manfaat digitalisasi dalam kepemimpinan.
"Intinya tidak bisa dipungkiri bahwa kita sudah hidup dalam era digital, sehingga melalui kegiatan ini mudah-mudahan para pemuda khususnya di bidang kepemudaan juga bisa menyesuaikan akselerasi dengan digital leadership ini," ujar H. Aep.
Ia menegaskan, materi Digital Leadership ini bermanfaat bagi masyarakat, terutama generasi muda.
"Era digital memiliki sisi positif dan negatif, sehingga yang positif harus dimanfaatkan dan yang negatif harus dihindari. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini bisa terlaksana dan bisa kita support ke depannya," ucapnya.
Salah seorang narasumber yang juga sebagai CEO PT Dthree Sukses Mulia, Rusman, dalam materinya memaparkan terkait pengembangan SDM, inovasi, dan kolaborasi pemuda untuk pembangunan daerah.
"Menjadi seorang pemimpin memang tidak mudah tapi kita harus belajar menjadi seorang pemimpin yang baik, tujuannya untuk menjadi Agent of Change atau agen perubahan khususnya buat diri dan keluarganya, umumnya buat masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya," ucap Rusman.
Ia menyebut, bahwa hari ini digitalisasi dengan pemimpin tidak bisa dipisahkan. Dengan digital, pemimpin akan lebih efektif lagi dengan memaksimalkan peranan yang ada di teknologi.
"Dorongan untuk Pemkab Kabupaten Tasik harus sering-sering menggabungkan antara pelatihan leadership dengan digital sehingga tujuan dari pemerintah dan masyarakat sama-sama menjadi satu untuk mencapai tujuan bersama," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Komisi II DPRD Kabupaten Tasikmalaya Dukung Perjuangan Buruh, Dorong UU Ketenagakerjaan Segera Disahkan
Arief Arseha Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Kabupaten Tasikmalaya
Tasikmalaya Great Sale 2026 Resmi Dimulai, Diskon 25 Persen Hadir Sambut HUT Kota Tasikmalaya ke-25
Perkuat Fungsi Masjid, PD DMI Kota Tasikmalaya Gelar Program Akademi Kader Masjid
Priangan Bamboo Fest 2026 Jadi Upaya Viman Alfarizi Ramadhan Perkuat Tasik Pelak dan UMKM Kota Tasikmalaya
Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya, Kemiskinan Turun Jadi 9,34 Persen dan TPID Award 2026 Kembali Dipertahankan