JAKARTA, Mediapriangan.com - Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2026, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Sejalan dengan arah pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita, BRI yang memiliki fokus utama pada pemberdayaan UMKM mengakselerasi berbagai inisiatif untuk memperluas akses pembiayaan, meningkatkan kapasitas usaha masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong pemerataan ekonomi hingga tingkat desa.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengungkapkan bahwa dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi momentum bagi BRI untuk semakin menyelaraskan strategi bisnis dengan prioritas pembangunan nasional, khususnya dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat.
“Pemerintah telah menempatkan penguatan ekonomi kerakyatan, ketahanan pangan, penciptaan lapangan kerja, dan pemerataan pembangunan sebagai prioritas nasional. Bagi BRI, arah kebijakan tersebut memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan karakteristik bisnis dan mandat perseroan. Oleh karena itu, kami terus memastikan bahwa berbagai program pemerintah dapat diterjemahkan menjadi akses pembiayaan, pemberdayaan, dan layanan keuangan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” ujar Hery.
Baca Juga: BRI dan Promedia Group Perkuat Sinergi Media, Jaga Reputasi hingga Buka Peluang Kerja Sama CSR
Adapun kontribusi utama BRI dalam mendukung pencapaian Asta Cita dan pembangunan ekonomi Indonesia tercermin melalui sejumlah capaian berikut:
1. Berpihak pada Rakyat, Penyaluran Kredit UMKM Capai Rp1.235,4 Triliun
Keberpihakan BRI terhadap ekonomi kerakyatan salah satunya tercermin dari besarnya penyaluran kredit kepada pelaku UMKM. Hingga akhir triwulan II 2026, portofolio kredit UMKM BRI mencapai Rp1.235,4 triliun, tumbuh 8,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/YoY). Nilai tersebut setara dengan sekitar 75,1% dari total portofolio kredit Perseroan, sekaligus menegaskan fokus BRI dalam menjadikan UMKM sebagai segmen utama pembiayaan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
2. BRI Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Catat Pembiayaan Sektor Pertanian Rp239,46 Triliun
Penguatan fondasi ekonomi kerakyatan terus menjadi fokus BRI melalui perluasan akses pembiayaan produktif, khususnya bagi pelaku usaha di sektor pertanian. Komitmen tersebut tercermin dari pembiayaan BRI ke sektor pertanian yang mencapai Rp239,46 triliun hingga akhir Triwulan II 2026.
Langkah ini sejalan dengan Asta Cita ke-2 Pemerintah, khususnya dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional. Melalui perluasan akses permodalan, BRI turut mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kapasitas petani dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan hasil produksi.
3. Salurkan KUR Rp167,01 Triliun, BRI Perkuat Sektor Produktif dan Pertumbuhan Usaha Rakyat
Artikel Terkait
Rekap Seru BRI Journalism 360 Palembang, Dari Pelatihan Content Creator di UIN Raden Fatah Hingga Mediapreneur Talks
BRI CoreLab di Kampus USU Kota Medan, Bahas Seputar Content Creator hingga Asupan Pengetahuan Digital Buat Gen Z!
BRI Mediapreneur Talks Promedia 2025 Siap Guncang Kota Serang! Kupas Tuntas Bisnis Media hingga Tren Iklan Digital
Diam-diam Efektif! Kolaborasi Kejari Tasikmalaya - BRI Pulihkan Keuangan Negara hingga Rp5 Miliar
Detik-detik Satpam BRI Padamkan Kebakaran Minibus di Ajibarang, Spontanitas Petugas Selamatkan Kendaraan
Latih Mahasiswa Jadi Jurnalis Warga, Promedia Group Sukses Gelar BRI CoreLab 2026 di Kampus UNJ Jakarta