Api Karhutla Berkobar Dekati Kantor Pemkot Palangka Raya, Asap Hitam Pekat Membubung dari Belakang Gedung Dishub

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 23 Oktober 2026 | 05:58 WIB
Karhutla kembali terjadi di kompleks Pemkot Palangka Raya pada Kamis, 22 Oktober 2026. Asap hitam pekat membubung dari belakang gedung Dishub. (Threads/dessy_ds)
Karhutla kembali terjadi di kompleks Pemkot Palangka Raya pada Kamis, 22 Oktober 2026. Asap hitam pekat membubung dari belakang gedung Dishub. (Threads/dessy_ds)

PALANGKA RAYA, Mediapriangan.com - Kepulan asap hitam pekat terlihat membubung dari area belakang gedung Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis, 22 Oktober 2026. Kebakaran lahan tersebut kembali terjadi di kompleks perkantoran Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya ketika aktivitas pegawai masih berlangsung.

Rekaman kebakaran yang beredar di media sosial Threads memperlihatkan asap tebal muncul dari balik gedung Dishub dan menyebar ke area sekitarnya. Di lokasi yang sama, sejumlah mobil tampak terparkir di halaman perkantoran.

Peristiwa karhutla itu menjadi perhatian karena titik api berada di kawasan kompleks Pemkot Palangka Raya. Warga yang mengunggah video tersebut turut mengungkapkan kekhawatirannya melihat kobaran api di sekitar perkantoran pemerintah.

Baca Juga: Karhutla Papua Selatan Bakar Ladang Sagu di Merauke, Warga Adat Berjuang Selamatkan Warisan Leluhur

“Apinya sebesar ini di sekitar perkantoran Pemkot Palangka Raya hari ini. Ya Allah, Allahu Akbar,” ujar pengunggah video lewat akun Threads @dessy_ds itu.

Kebakaran lahan tersebut dilaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya sekitar pukul 11.00 WIB. Api diketahui muncul di area belakang gedung Dishub, tepatnya di kawasan Jalan Soekarno.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Palangka Raya, Heri Fauzi, mengatakan pihaknya menerima informasi dari masyarakat mengenai kebakaran lahan di kompleks perkantoran tersebut.

“Kami menerima informasi dari masyarakat terkait kebakaran lahan di komplek Pemkot Palangka Raya di Jalan Soekarno,” ujar Heri Fauzi kepada awak media pada Kamis, 22 Oktober 2026.

Baca Juga: Api Karhutla Gunung Lawu Meluas Dekati Candi Cetho, 300 Personel Dikerahkan dan Water Bombing Terkendala Cuaca

Menurut Heri, kebakaran kali ini bukan kejadian pertama di lokasi tersebut. Petugas sebelumnya telah melakukan pemadaman, tetapi titik api kembali muncul akibat kondisi lahan yang mudah terbakar.

“Sebelumnya memang kondisi di kawasan ini sudah kami padamkan beberapa hari lalu, tetapi karena angin dan rumput-rumput banyak yang kering, maka muncul lagi apinya,” terangnya.

Heri menjelaskan, titik api yang muncul pada Kamis diduga merupakan sisa kebakaran lahan sebelumnya. Kondisi lahan gambut, rumput kering, serta embusan angin membuat api kembali menyala setelah proses pemadaman terdahulu.

Petugas BPBD masih melakukan penanganan di lokasi, termasuk pendinginan dan pembasahan lahan untuk mencegah api kembali muncul.

Baca Juga: Karhutla Jadi Perhatian Pemerintah, Mendagri Tito Karnavian Tegaskan Perusahaan Terlibat Bakal Ditindak Tegas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X