"Kami arahkan nanti, pengajian ibu-ibu di masjid-masjid besar kecamatan se-Kabupaten Tasikmalaya setiap bulannya, ada kitab khusus yang dikaji. Sehingga garapannya terarah dan terjadwal," terang KH. Dede.
Baca Juga: Raffi Ahmad Beri Dukungan untuk Putri Ariani dalam Sesi Live Show AGT di Hollywood
Untuk membangun ibu-ibu atau istri shalihah kata dia, maka kitab Uqudulujain karya Syeikh Muhammad Nawawi Al Bantani yang dibahas.
"Melalui kajian kitab ini, salah satunya diharapkan ibu-ibu ini menjadi istri-istri shalihah yang memahami secara luas dan benar tentang bagaimana mengurus rumah tangga, suami dan anak," tutur dia.
Kemudian untuk hal akhlak, tasawuf dan ibadah, maka bahasannya adalah kitab Bidayatul Hidayah karya Al Imam Al Ghazali. Dan terakhir, adalah kitab Al Barzanji karya Syekh Abdul Karim Al Barzanji.
"Ibu-ibu juga harus tahu bagaimana sepak terjang Rasulullah SAW dalam berjuang, berniaga dan lain sebagainya, termasuk bagaimana akhlak beliau dalam berbisnis di Syam maupun di Basyrah," ujarnya.
Sebagai catatan sambung dia, kepemimpinan BKMM DMI Kabupaten Tasikmalaya periode sebelumnya, dipegang Hj. Lina Marlina Ruzhanul Ulum selama satu periode.
"Sebelum Ibu Hj. Lina, yaitu Hj Mimih istri mantan Bupati Tasikmalaya, Dr Tatang Farhanul Hakim selama dua periode," ungkap KH. Dede Saeful Anwar.***
Artikel Terkait
DMI Award Meriahkan Puncak Permata dan Milad Ke 50 DMI
10 Mantan Napiter Binaan Densus 88 Ikuti Pelatihan Trilogi Kemasjidan PD DMI Kabupaten Tasikmalaya
Aklamasi Di Musda III, KH Dede Saeful Anwar Terpilih Kembali Sebagai Ketua PD DMI Kabupaten Tasikmalaya
Hadiri Penutupan Musda III DMI Kabupaten Tasikmalaya Bupati Ade Sugianto Sebut Ada Tantangan Berat Tahun 2023
Pelantikan Pengurus Baru DMI Ciamis, Akan Digelar 25 Januari 2023, Bupati Ciamis Harapkan Semakin Amanah