Mediapriangan.com - Para mahasiswa Universitas Perjuangan (Unper) Tasikmalaya tahun akademik 2022/2023 yang menjadi peserta kuliah kerja nyata (KKN) Pengabdian Pemberdayaan Masyarakat (PPM) diharapkan bisa memberikan solusi apabila ada permasalahan yang terjadi di desa.
Demikian dikatakan Rektor Unper Prof. Dr. Yus Darusman didampingi Ketua LP2M Unper Dr. Eming Sudiana, seusai pelepasan peserta KKN PPM di Lapangan Upacara Unper pada Senin, 24 Juli 2024.
Rektor Unper juga mengatakan, dipilihnya objek KKN di Kabupaten Tasikmalaya dikarenakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Tasikmalaya ini merupakan salah satu yang terbilang masih rendah di Jawa Barat.
"Makanya sebagai perguruan tinggi yang berdomisili di Tasikmalaya, Unper merasa perlu berbuat sesuatu dalam membantu memecahkan beragam persoalan yang dialami, " kata Prof Yus.
Kegiatan pelepasan itu dihadiri Asda I Setda Pemkab Tasikmalaya H. Nana Heryana, Ketua Yayasan Universitas Siliwangi Brigjen (Purn) Eko Irianto S.IP, Wakil Rektor II Dr. D. Yadi Heryadi, para camat dan kepala desa yang jadi fokus kegiatan KKN dan berlangsung selama 35 hari itu.
Prof Yus merasa yakin para peserta yang memiliki latar belakang keilmuan beragam ini bisa berkolaborasi dengan para tokoh masyarakat, agama, komunitas, maupun aparat pemerintahan di desa atau kecamatan dalam mensiasati persoalan yang menghambat IPM tersebut.
Seperti untuk menyiasati kesehatan lanjut Prof, Yus, di setiap kelompok ada mahasiswa fakultas Ilmu kesehatan, kemudian ada pula mahasiswa FKIP untuk mendorong kualitas pendidikan.
"Kemudian ada pula mahasiswa fakultas ekonomi, pertanian, teknik dan lainnya guna mengoptimalkan daya beli masyarakat," katanya.
Dalam mendorong nilai lebih dari produksi hasil pertanian dia mencontohkan, para mahasiswa bisa membantu dari budidaya untuk kemudian pengemasan dan pemasaran digital yang bisa diarahkan mahasiswa dari fakultas ekonomi dan fakultas teknik.
Sedangkan para peserta KKN PPM Unper 2023 tambah Prof. Yus, ada sebanyak 1.061 mahasiswa, yang terdiri dari mahasiswa Unper Tasikmalaya angkatan Tahun 2019, yang disebar di 66 desa dari 11 kecamatan yang jadi objek peserta KKN PPN di Kabupaten Tasikmalaya selatan.
Sementara itu, Asda I Pemkab H. Nana Heryana mengatakan, dirinya merasa bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Unper yang selalu membantu khususnya di bidang pemberdayaan masyarakat di wilayahnya.
Artikel Terkait
Rektor Unsil Tasikmalaya: Laut Merupakan Aset Ekonomi Terbesar Di Bumi
Program Pengabdian Masyarakat Unsil Angkat Kearifan Lokal di Kabupaten Ciamis
Hadiri Launching Unsil Peduli Stunting, Pj. Wali Kota Tasik: Keluarga Asuh Pastikan Anak Tidak Lagi Stunting
Memelihara Diri Menjaga Kesehatan Jiwa, KKN T UNIK Cipasung Bidik Para Santri
Kabupaten Tasikmalaya Ikuti Helaran Karya Kreatif Jawa Barat 2023, Tampilkan Produk Unggulan Bedog Manonjaya