"Bendera merah putih ini telah ada selama 78 tahun, dan sejarahnya melibatkan darah serta nyawa untuk berkibar. Proses perjuangan ini memakan waktu lebih dari 350 tahun, bahkan lebih," jelasnya.
Bupati Ade juga menyoroti bahwa perjalanan menuju kemerdekaan ditebus dengan banyak pengorbanan.
"Tidaklah mudah untuk mengibarkan bendera ini. Di baliknya terdapat kisah seorang anak yang kehilangan orangtuanya, dan orangtua yang kehilangan anaknya, semua dalam upaya bersama menuju kemerdekaan," paparnya.
Karena itu, lanjut Bupati Ade, pelantikan hari ini bukan sekadar tentang tugas mengikuti barisan atau mengibarkan kain. Ini tentang menjaga dan merawat Sang Saka Merah Putih selama hidupmu.
"Lindungi bendera ini dengan jiwa dan ragamu, dan jika perlu, dengan nyawamu. Kemudian, wariskan semangat ini kepada generasi penerus, agar merah putih tetap berkibar," tegas Bupati Ade.
Upacara pelantikan Paskibraka Kabupaten Tasikmalaya menjadi momen yang memupuk semangat nasionalisme dan menghormati perjuangan para pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Hadir dalam acara ini Forkopimda Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, kepala unit kerja daerah Kabupaten Tasikmalaya, serta para orang tua anggota Paskibraka dan undangan lainnya.***
Artikel Terkait
Bupati Tasikmalaya Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Wujudkan Pengabdian Berkualitas untuk Masyarakat
Peningkatan Kapasitas Satlinmas Kabupaten Tasikmalaya, Bupati Ade: Linmas Wujudkan Masyarakat Lebih Tentram
PMII Hadir Menjawab Permasalahan, Begini Kata Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto
Bupati Ade Sugianto Sebut Muhammadiyah Kabupaten Tasikmalaya Terus Berinovasi dan Terdepan
Tak Banyak Berkata-Kata, Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto Bacakan Tiga Pantun Untuk Warga Singaparna