Yayan mengatakan, perkawinan yang terjadi pada anak di bawah umur juga akan menyebabkan ketahanan keluarga yang rapuh, sehingga rentan terjadinya kekerasan dalam rumah tangga.
Tidak sampai di sana, lanjutnya, hal ini juga dapat menjadi penyebab dari lahirnya anak berisiko stunting serta kematian ibu dan bayi.
Dalam konteks prestasi anak, Yayan menggarisbawahi bahwa prestasi di berbagai bidang akan membantu Indonesia mencapai tujuannya sebagai negara maju pada tahun 2045.
Ia mendorong generasi muda untuk menjadi sumber daya manusia yang sehat, berprestasi, dan terlibat dalam pembangunan.
"Ini akan mengganggu terhadap estafet pembangunan yang konon 2045 harus menjadi Indonesia emas diisi oleh sumber daya-sumber daya manusia yang sehat, handal, dan berprestasi, berdaya saing tinggi, berproduktifitas tinggi," lanjutnya.
Peringatan HAN tahun ini mengusung tema "Anak Terlindungi, Indonesia Maju". Yayan berharap terselenggaranya GACHIFEST ini bisa menjadi upaya untuk mengembangkan potensi anak, serta menjadikan Kabupaten Garut menjadi Kabupaten Layak Anak.
Wakil Ketua Pelaksana GACHIFEST, Mutia Lestari, merasa senang acara ini dapat dilanjutkan setelah tahun sebelumnya terhenti akibat pandemi covid-19.
GACHIFEST menjadi wadah bagi anak-anak Garut untuk menunjukkan bakat mereka melalui berbagai kegiatan seperti lomba vokal, tari, pameran seni, dan banyak lagi.
Baca Juga: Tradisi Larungan Sebagai Bentuk Rasa Syukur Nelayan Pantai Santolo Kabupaten Garut
"Jadi ini tuh Alhamdulillah kita bisa menggelar lagi acara Gachifest ini, sebagai rangkaian dan peringatan Hari Anak Nasional gitu, dan mewadahi bagi anak-anak Garut yang ingin berpartisipasi dan menumpahkan karya (dan) kreatifitasnya," ungkapnya.
Mutia memaparkan, ada beberapa kegiatan dalam pelaksanaan GACHIFEST tahun ini, diantaranya seperti lomba vokal solo, modern dance, fashion show, bazzar, wahana escape room, dan art exhibition.
"Sebenernya kita (ingin) mewadahi kreativitas-kreativitas dan minat anak-anak Garut sesuai dengan SA (Surat Anak) yang dibacakan gitu ya sebagai wadah aspirasi," ungkapnya.
Mutia berpesan agar anak-anak Garut berani mengekspresikan kreativitas dan bakat mereka, serta mendorong mereka untuk terlibat dalam acara GACHIFEST di tahun-tahun mendatang.
Artikel Terkait
Komite Sekolah Dasar Memiliki Peranan Dalam Mengawal Kebijakan Pendidikan di Kabupaten Garut
Meriahkan HUT ke-78 RI Dengan Lomba Keterampilan ASN, Pemkab Garut Tingkatkan Kedisiplinan dan Tanggung Jawab
Yeni Yunita, Juara 1 Lomba Pop Lagu Lawas di Festival Lagu Pop Sunda dan Pop Lawas Kabupaten Garut 2023
Garut Kulit Internasional Akan Persembahkan Koleksi Spesial Bertema Komodo di Ajang New York Fashion Week 2023
Serahkan Hadiah Utama Pesta Rakyat Simpedes 2023, Wabup Garut Apresiasi Program BRI Untuk Pemberdayaan UMKM