Mediapriangan.com - Pemanfaatan eks terminal Cilembang seharusnya difokuskan sebagai pusat kepentingan publik dengan nilai ekonomi yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
Nantinya pusat kepentingan publik dengan nilai ekonomi ini, dapat dirasakan oleh Kabupaten Tasikmalaya dan manfaat sosial bagi Kota Tasikmalaya.
"Lebih baik jika area ini dimanfaatkan untuk kepentingan publik dengan manfaat konkret bagi masyarakat, daripada dijadikan mal," ungkap Bupati Tasikmalaya, H. Ade Sugianto Kamis, 9 November 2023.
Dengan mengembangkan kepentingan publik, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan Usaha Kecil Menengah (UKM) baik di Kota Tasikmalaya maupun Kabupaten Tasikmalaya.
Meskipun bisa diubah menjadi hotel atau jenis investasi lain, Bupati menekankan pentingnya memberikan peluang kepada usaha masyarakat.
"Lebih baik dijadikan hotel dan pusat perdagangan rakyat," tambah Bupati. Ia lebih suka penggunaan sebagai gedung pertemuan berkualitas, dengan lantai bawahnya menjadi tempat bagi UMKM mencari rezeki," tegasnya.
Sejak angkutan umum dipindahkan dari Cilembang ke Terminal Indihiang Kota Tasikmalaya lebih dari 20 tahun lalu, belum ada investor yang berani berinvestasi pada aset milik Pemkab Tasikmalaya.
Bekas Terminal Cilembang sekarang terbengkalai dan tidak berfungsi, menjadi kontroversi di tengah masyarakat. Diperlukan pemikiran matang untuk menentukan tujuan eks terminal setelah direvitalisasi.
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya telah berkomunikasi mengenai pemanfaatan 41 aset di Kota Tasikmalaya, yang direncanakan akan dilakukan bersama-sama antara Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.
Ade menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk membantu Pemerintah Kota Tasikmalaya, terutama dalam masalah lahan parkir di jalur HZ. Mustofa.***