daerah

Gempa Bumi Magnitudo 6.5 Guncang Kabupaten Garut, Sejumlah Rumah Alami Kerusakan, Enam Korban Luka Ringan

Minggu, 28 April 2024 | 16:12 WIB
Pj Bupati Garut Barnas Adjidin bersama Wakapolres mengunjungi warga terdampak bencana gempa tektonik di Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, pada Minggu, 28 April 2024. (Kominfo Garut)

 


Mediapriangan.com - Gempa bumi berkekuatan 6.5 Magnitudo mengguncang Kabupaten Garut tadi malam, Sabtu, 27 April 2024, pada pukul 23.29.47 WIB.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG), episenter gempa bumi berada di laut, 151 km barat daya dari Kabupaten Garut, dengan kedalaman 10 km.

Meskipun guncangan gempa bumi tidak dirasakan di beberapa wilayah Kabupaten Garut, dampaknya terasa di Jakarta, Bandung, dan sekitar Jawa Barat.

Baca Juga: Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 6,5 SR Mengguncang Kabupaten Garut, Terasa Kencang Hingga Bandung dan Jakarta

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sebanyak 67 rumah terdampak di 20 kecamatan (27 desa dan 4 kelurahan) akibat gempa ini.

Empat infrastruktur juga rusak, termasuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pameungpeuk.

Ada enam orang yang mengalami luka ringan, dua di antaranya dirawat di RSU Pameungpeuk, satu di Kecamatan Cisompet, satu di Kecamatan Singajaya, dan dua di Pameungpeuk.

Baca Juga: 48 Rumah Terdampak, BPBD Kabupaten Garut Usulkan Penetapan Bencana untuk Lokasi Pergerakan Tanah di Kampung Pasirkaliki

Meskipun tidak ada potensi tsunami, masyarakat diimbau untuk tetap waspada. Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, bersama Wakapolres dan timnya, menuju Posko Bencana Cisompet dan sekitarnya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Nurdin Yana, menuju posko dan lokasi kejadian di Kecamatan Cilawu, Garut Kota, dan sekitarnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap gempa susulan.

Baca Juga: Tragedi di Kampung Sirnagalih, Tiga Korban Tertimbun Material Longsor di Desa Talagajaya, Banjarwangi, Kabupaten Garut

Juga diingatkan agar hati-hati dalam membagikan foto, audio, dan video terkait kejadian ini, serta memperoleh informasi resmi dari pemerintah daerah.***

Tags

Terkini