Mediapriangan.com - Hari ini, Selasa, 12 Juni 2024, dilaksanakan acara panen perdana Ayam Rancage yang berlangsung di Kelompok Tani Sawargi Jaya, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya.
Program Ayam Rancage Dinas Peternakan ini merupakan inisiatif pemerintah yang bertujuan untuk menanggulangi inflasi di sektor peternakan dan meningkatkan ketahanan pangan di Kota Tasikmalaya.
Dalam sambutannya, Plh. Wali Kota Tasikmalaya, Drs. Asep Sukmana, M.Si., menyatakan bahwa panen perdana Ayam Rancage ini berhasil menghasilkan 100 ekor yang akan dipasarkan oleh Rumah Makan Jembar.
"Ini merupakan langkah awal yang baik dalam kerja sama antara pemerintah, peternak, dan pihak swasta untuk memasarkan hasil agribisnis," ujar Asep Sukmana.
Kandang Paranje, dengan ukuran 2x5 meter dan empat rak setinggi 50 cm, dirancang untuk menampung hingga 750 ekor ayam dalam satu siklus pemeliharaan selama 10 minggu.
Komposisi pakan yang digunakan terdiri dari 45% pakan pabrikan, 40% maggot, dan 15% azolla, yang bertujuan untuk menjaga kesehatan dan pertumbuhan ayam secara optimal.
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program Ayam Rancage tersebut.
"Terima kasih kepada seluruh pihak atas kerja sama yang baik antara pemerintah, peternak, dan pihak swasta dalam memastikan kesuksesan program Ayam Rancage Ini," ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kelompok Tani Sawargi Jaya, Muhammad Reza, menyampaikan apresiasinya kepada Pemkot Tasikmalaya yang telah mempercayakan kelompok taninya sebagai percontohan program Paranje.
"Kami berkomitmen untuk memaksimalkan amanat ini, terutama dalam menangani isu inflasi, stunting, sampah, dan kemiskinan melalui program Paranje Kota Tasikmalaya," kata Reza.