Mediapriangan.com - Penjabat (Pj.) Bupati Ciamis Budi Waluya, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi yang digelar pada Jumat, 30 November 2024.
Rakor ini bertujuan memperkuat kesiapsiagaan daerah Jawa Barat dalam menghadapi potensi bencana alam selama musim hujan, seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem lainnya.
Acara yang diselenggarakan oleh oleh BPBD Provinsi Jawa Barat turut dihadiri oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, anggota DPR RI Komisi VIII, serta para kepala daerah se-Jawa Barat.
Dalam rapat yang berlangsung intensif tersebut, pemerintah pusat mengumumkan alokasi dana siap pakai sebesar Rp55 miliar untuk Provinsi Jawa Barat dan 27 kabupaten/kota di wilayahnya.
Dana ini ditujukan untuk mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan bencana hidrometeorologi.
Menurut Letjen Suharyanto, selain dana darurat, BNPB juga menyalurkan bantuan berupa perlengkapan penanggulangan bencana seperti perahu karet, sembako, matras, dan selimut.
“Dana ini dapat digunakan oleh daerah untuk tindakan darurat sebelum bantuan tambahan dari BNPB tiba,” jelas Letjen Suharyanto.
Selain dana siap pakai, BNPB memberikan anggaran awal sebesar Rp250 juta untuk setiap provinsi dan Rp200 juta untuk setiap kabupaten/kota.
Alokasi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemerintah daerah dalam menangani bencana, mengingat Jawa Barat merupakan salah satu provinsi yang paling rentan terhadap banjir dan longsor.
Pj. Bupati Ciamis Budi Waluya, menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat pemerintah pusat dalam memberikan dukungan.