daerah

Ahmad Natsir, Penyuluh Pertanian Berprestasi Raih Penghargaan Anugerah PNS Berprestasi Provinsi Jawa Barat 2024

Rabu, 4 Desember 2024 | 20:24 WIB
Anggota DPRD Jawa Barat Teddy Setiadi menyerahkan Anugerah PNS Berprestasi 2024 di Trans Convention Centre Bandung, pada Selasa 3 Desember 2024. (Humas)

 

Mediapriangan.com - Ahmad Natsir, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kabupaten Garut, berhasil masuk enam besar penerima Anugerah PNS Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat 2024.

Penghargaan diserahkan oleh Teddy Setiadi, anggota DPRD Jawa Barat, dengan disaksikan Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin.

Acara berlangsung di Trans Convention Centre Bandung, Selasa 3 Desember 2024, turut dihadiri Asisten Pemkesra Setda Kabupaten Garut, Bambang Hafidz, dan Kepala Dinas Pertanian, Haeruman.

Baca Juga: DKP Kabupaten Garut Borong Enam Penghargaan pada Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-44 di Jawa Barat 2024

Ajang ini diikuti 61 ASN dari berbagai daerah, dengan seleksi ketat dari 300 peserta. Kategori penghargaan meliputi Pegawai Berkinerja Terbaik, The Future Leader, Inspiratif, dan Inovatif.

Bey Machmudin mengapresiasi dedikasi ASN dalam sambutannya. "ASN harus menjadi agen perubahan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegasnya.

Ia menekankan pentingnya inovasi, kemampuan adaptasi, serta peran ASN dalam menghadapi tantangan global seperti digitalisasi, perubahan iklim, dan dinamika geopolitik.

Baca Juga: Desa Tanjungsari Melangkah ke Tahap Akhir Verifikasi P2WKSS Jabar 2024, Pj Bupati Ciamis Soroti Pemberdayaan Perempuan

Inovasi Mesin Mini Huller

Ahmad Natsir menjadi sorotan berkat inovasi mesin mini huller padi berbahan bakar gas.

Mesin ini dinilai efisien dengan biaya bahan bakar hanya Rp55/kg menggunakan gas subsidi 3 kg, serta meningkatkan hasil rendemen beras hingga 4,21% lebih tinggi dibandingkan mesin lain.

"Mesin ini juga ringan, tidak bising, dan harganya terjangkau," ujar Ahmad.

Inovasinya telah diuji di Balai Mekanisasi Pertanian Jawa Barat dan dinilai mampu meningkatkan pendapatan petani sekaligus mempercepat mekanisasi pertanian.

Halaman:

Tags

Terkini