Bupati Herdiat menegaskan bahwa yang paling penting dari program ini adalah niat tulus dan ketulusan dalam berbagi.
“Yang terpenting bukan besar kecilnya bantuan, tapi seberapa besar keikhlasan kita. Ini bukan soal seremonial, tapi tentang membangun budaya saling menyayangi dan membantu,” tegasnya.
Lebih lanjut, Herdiat berharap agar gerakan ini tidak berhenti pada tahap peluncuran saja, melainkan terus tumbuh menjadi bagian dari budaya masyarakat Ciamis.
Dengan gotong royong dan kepedulian, ia optimistis Gerakan Ciamis Nyaah Ka Indung dapat menjadi model kolaborasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.
“Kalau kita semua bergerak, InsyaAllah akan ada banyak ibu yang terbantu, dan Ciamis akan semakin sejahtera, bukan hanya secara ekonomi tapi juga secara batin,” tutup Herdiat.***