Bupati Herdiat menegaskan bahwa yang paling penting dari program ini adalah niat tulus dan ketulusan dalam berbagi.
“Yang terpenting bukan besar kecilnya bantuan, tapi seberapa besar keikhlasan kita. Ini bukan soal seremonial, tapi tentang membangun budaya saling menyayangi dan membantu,” tegasnya.
Lebih lanjut, Herdiat berharap agar gerakan ini tidak berhenti pada tahap peluncuran saja, melainkan terus tumbuh menjadi bagian dari budaya masyarakat Ciamis.
Dengan gotong royong dan kepedulian, ia optimistis Gerakan Ciamis Nyaah Ka Indung dapat menjadi model kolaborasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.
“Kalau kita semua bergerak, InsyaAllah akan ada banyak ibu yang terbantu, dan Ciamis akan semakin sejahtera, bukan hanya secara ekonomi tapi juga secara batin,” tutup Herdiat.***
Artikel Terkait
Kabupaten Ciamis Luncurkan Anugerah Masjid Ramah 2025, Inisiatif Pertama di Jawa Barat untuk Masjid Inklusif dan Nyaman
Hj Kania Herdiat Kembali Pimpin TP PKK Ciamis, Siap Perkuat Program Pemberdayaan dan Lanjutkan Tradisi Prestasi
Bupati Ciamis Hadiri Serah Terima Jabatan Kepala BPK Jabar, Soroti Pengelolaan Anggaran dan Kesejahteraan Masyarakat
Bupati Herdiat Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan dalam Safari Ramadhan Tarawih Keliling di Masjid Besar Panjalu Ciamis
Bupati Ciamis Dampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam Safari Ramadhan dan Peresmian Program Santri Enterpreneur
Pemkab Ciamis Siapkan Antisipasi Cuaca Ekstrem, Stabilitas Pangan, dan Kelancaran Mudik Jelang Idul Fitri 1446 H
Bupati Herdiat Ajak Masyarakat Kabupaten Ciamis Manfaatkan Nuzulul Qur'an untuk Meningkatkan Ilmu dan Ketaqwaan
Bupati Herdiat Pimpin Forum Konsultasi Publik RPJMD 2025-2029 untuk Wujudkan Ciamis Maju dan Berkelanjutan