daerah

Kabupaten Ciamis Susun RPJMD 2025-2029, Soroti Sektor Wisata untuk Dongkrak PAD dan Jawab Tantangan Pembangunan

Rabu, 21 Mei 2025 | 15:48 WIB
Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya membuka Musrembang RPJMD 2025-2029 di Aula Adipati Angganaya Bappeda Kabupaten Ciamis, pada Rabu, 21 Mei 2025. (Dok. Kominfo)


Mediapriangan.com - Pemerintah Kabupaten Ciamis mulai menyusun arah pembangunan lima tahun ke depan dengan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

Musrenbang yang berlangsung pada Rabu, 21 Mei 2025 di Aula Adipati Angganaya Bappeda ini dihadiri oleh Bupati Ciamis, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD, para kepala perangkat daerah, kepala desa, serta instansi vertikal dan tokoh masyarakat.

Forum Musrenbang menjadi langkah strategis dalam menyatukan visi pembangunan menuju Ciamis yang mandiri dan sejahtera.

Baca Juga: Momentum Harkitnas 2025, Bupati Ciamis Ajak Warga Bangkit Bersama dan Bangun Daerah yang Kuat, Mandiri, dan Bermartabat

Keterlibatan Aktif Semua Pihak

Penyusunan RPJMD ini menekankan prinsip inklusif dan partisipatif. Seluruh pemangku kepentingan diajak berperan dalam proses penyusunan, agar dokumen pembangunan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan dan harapan masyarakat.

Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, H. Nanang Permana, menegaskan bahwa RPJMD harus disusun secara akuntabel dan transparan.

Ia menambahkan, DPRD akan terlibat secara aktif dalam setiap tahapan penyusunan untuk memastikan keberlanjutan dan keselarasan program.

Baca Juga: Ciamis Resmi Buka Kejuaraan Pencak Silat 2025, Ajang Seleksi Atlet Muda dan Pelestarian Warisan Budaya Bangsa!

Selain itu, ia menekankan pentingnya memperhatikan aspek lingkungan hidup, sebagaimana tertuang dalam dokumen RTRW Ciamis.

Hal ini mencakup pelestarian kawasan konservasi seperti Gunung Syawal, Gunung Geger Bentang, dan Gunung Padati.

Wisata Jadi Pilar Penguatan PAD

Sektor pariwisata menjadi sorotan utama dalam forum Musrenbang ini.

Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya menilai bahwa pengembangan destinasi wisata memiliki potensi besar untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Halaman:

Tags

Terkini